Persik Gagal Raih Poin Penuh di Kandang, Marcos Reina Kecewa Keputusan Wasit

Metaranews.co, Kota Kediri – Persik Kediri harus menerima kenyataan pahit setelah ditaklukkan oleh Borneo FC dengan skor tipis 0-1 dalam laga lanjutan BRI Super League 2025-26 yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (29/04/2026).

Meski mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 60 persen dan melepaskan 21 tembakan, tim berjuluk Macan Putih ini gagal mengonversi peluang menjadi gol.

Gol kemenangan Borneo FC dicetak oleh Koldo Obieta Alberdi pada menit ke-55, yang menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.

​Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil akhir pertandingan yang dianggapnya tidak adil bagi timnya.

“Saya merasa sedih karena Persik di laga ini bermain jauh lebih baik dari Borneo. Kami lebih baik dan pantas untuk sebenarnya pantas untuk mendapatkan kemenangan. Para pemain bermain sangat bagus di semua aspek, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola,” ujar Marcos Reina.

Ia juga menyoroti statistik pertandingan yang menunjukkan keunggulan timnya, namun mengakui bahwa dalam sepak bola, mencetak gol adalah hal yang paling menentukan.

​Kekecewaan Marcos Reina semakin mendalam terkait keputusan wasit dan penggunaan Video Assistant Referee (VAR) dalam pertandingan tersebut.

Ia merasa timnya seringkali dirugikan oleh keputusan wasit, termasuk insiden yang menurutnya layak mendapatkan penalti bagi Persik Kediri.

“Setiap pemeriksaan VAR selalu berpihak pada tim lawan. Saya benar-benar lelah dengan ini. Hari ini jika itu terjadi di kotak penalti lain, pasti akan menjadi penalti. Saya sangat lelah dan marah dengan keputusan wasit yang terus-menerus melakukan ini,” tegasnya.

​Senada dengan sang pelatih, pemain Persik Kediri, Bayu Otto, juga merasakan hal yang sama meski tetap mengapresiasi kerja keras rekan-rekannya di lapangan.

“Kami semua pemain melakukan pekerjaan yang baik di lapangan dan kita sangat menguasai pertandingan sore ini, memiliki beberapa kesempatan tapi tidak ada yang menjadi gol,” kata Bayu Otto.

Terkait kondisi tim yang sedang berjuang keluar dari zona bawah, Bayu menekankan pentingnya motivasi dan kerja keras untuk bangkit di laga-laga selanjutnya.

“Motivasi dari saya untuk kondisi saat ini, mungkin tidak ada kata lain untuk bersinergi, kasih energi yang positif satu sama lain, kita harus berjuang sampai akhir,” pungkasnya.

Pos terkait