Apa Dampak Terlalu Banyak Makan Telur Setiap Hari?

ilustrasi telur ayam (unsplash)
ilustrasi telur ayam (unsplash)

Metaranews.co, Kesehatan – Telur merupakan sumber protein yang baik dan mudah didapat. Namun, terlalu banyak mengonsumsi telur bisa berdampak buruk bagi tubuh.

Apa dampak terlalu banyak makan telur setiap hari?

Bacaan Lainnya

Telur merupakan sumber makanan yang kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Mengutip WebMD, satu butir telur mengandung 75 kalori, 7 gram protein, 5 gram lemak, 1,6 gram lemak jenuh, serta zat besi, vitamin, mineral, dan karotenoid.

Dampak Terlalu Banyak Makan Telur Setiap Hari

Pada dasarnya mengonsumsi telur setiap hari sah-sah saja. Asalkan konsumsi hariannya tidak melebihi 1-2 butir telur.

American Heart Association merekomendasikan konsumsi 1 butir telur per hari atau 7 butir per minggu. Jika melebihi batas tersebut, maka Anda berisiko mengalami beberapa kondisi.

Mengutip dari laman Healthline, berikut dampak terlalu banyak makan telur:

Kolesterol tinggi

Kadar kolesterol dalam darah berpotensi meningkat bila Anda terlalu banyak mengonsumsi telur. Telur merupakan sumber lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi dua butir telur setiap hari dapat memicu pembentukan trimetilamina N-oksida (TMAO) dalam tubuh. TMAO adalah bahan kimia yang dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Gangguan pencernaan

Dampak lain dari terlalu banyak makan telur setiap hari adalah gangguan pencernaan seperti perut kembung, gas, dan sakit perut.

Gejala maag umumnya akan terjadi pada orang yang memiliki alergi telur. Pada kondisi yang parah, maag dapat memicu muntah-muntah dan berujung pada tinja berdarah.

Masalah jantung

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, telur meningkatkan kadar kolesterol jahat yang merupakan salah satu faktor risiko utama gangguan jantung.

Studi tersebut menemukan bahwa orang yang makan banyak telur memiliki skor kalsium arteri koroner 80 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang makan sedikit telur.

Diabetes

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi telur dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 68 persen.

Studi lain menemukan bahwa risiko diabetes 39 persen lebih tinggi pada orang yang makan tiga butir telur atau lebih per minggu.

Resistensi insulin

Lemak alami pada telur bisa berdampak pada lonjakan kadar gula darah. Hal ini dapat meningkatkan resistensi insulin sehingga membuat gula darah dalam tubuh tidak dapat digunakan sebagai energi.

Pada kondisi ini, pankreas akan memproduksi insulin lebih banyak. Akibatnya, kadar gula darah akan terus meningkat.

Itulah dampak terlalu banyak makan telur setiap hari. Semoga membantu!

Pos terkait