Metaranews.co, Kota Kediri – Perum BULOG kembali mencatatkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Untuk pertama kalinya, stok beras yang dikelola BULOG menembus angka 5 juta ton, menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, saat mendampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Filial BULOG Cabang Karawang, menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan bukti kehadiran negara dalam menjamin ketersediaan pangan.
“Alhamdulillah stok beras yang ada di gudang BULOG menembus angka 5.000.198 ton. Pencapaian 5 juta ton ini adalah wujud komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras,” jelas Ahmad.
“Ini juga menjadi fondasi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pangan yang cukup dan terjangkau,” lanjutnya.
Sementara di Kediri, stok beras yang tersimpan di gudang telah mencapai 103.150 ton, ditambah stok minyak goreng sebesar 750.000 liter.
Kondisi ini membuat seluruh gudang di Kantor Cabang Kediri penuh, sehingga BULOG terpaksa menyewa gudang tambahan guna menampung penyerapan gabah petani yang masih berlangsung.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri, Harisun, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya terus melakukan penyerapan gabah dari petani.
“Jumlah penyerapan gabah per hari ini sebanyak 88.759.140 kg, atau jika setara beras sebanyak 45.400.300 kg,” ujarnya.
Seiring masih berlangsungnya penyerapan gabah petani, kebutuhan ruang penyimpanan otomatis meningkat. BULOG Kediri pun membutuhkan tambahan gudang untuk menyimpan komoditas beras dan lainnya.
Adapun stok beras yang saat ini tersimpan dipastikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah kerja Kantor Cabang Kediri, meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk, selama 12 bulan ke depan.
Dengan demikian, ketersediaan pangan pokok masyarakat dinyatakan aman dan terjamin.






