Phasmophobia, Kondisi Seseorang Sering Takut Hantu, Kenali Gejalanya

phasmophobia
Ilustrasi seseorang yang takut hantu. (Pexels)

Metaranews.co, Kesehatan – Sering takut dengan hal gaib atau sederhananya takut hantu? Itu gejala phasmophobia.

Dari segi kesehatan, rupanya hal sederhana seperti takut hantu ternyata juga ada gejala dan penyebabnya. Bukan hanya sekedar rasa takut biasa.

Bacaan Lainnya

Seseorang dengan kondisi ini bisa merasa sangat ketakutan bahkan mengalami serangan panik ketika melihat atau sekedar mendengar pembicaraan tentang hantu atau hal-hal yang identik dengan hal gaib.

Apa itu Phasmophobia?

phasmophobia
Ilustrasi seseorang yang takut hantu. (Pexels)

Phasmophobia adalah ketakutan yang berlebihan dan tidak logis terhadap hantu.

Jika rasa takut terhadap hantu biasanya muncul saat masih anak-anak dan menghilang saat remaja, phasmophobia bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali orang dewasa.

Seperti fobia lainnya, ketakutan ini dapat menyebabkan serangan panik dan pikiran irasional atau halusinasi tentang apa yang sedang terjadi.

Oleh karena itu, orang dengan kondisi ini mungkin lebih rentan terhadap beberapa masalah kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan.

Tanda dan Gejala

Melansir Hellosehat.com, selain rasa takut yang berlebihan ketika melihat atau mendengar pembicaraan tentang hantu atau hal mistis lainnya, berikut adalah ciri-ciri phobia hantu lainnya.

  • Takut gelap sampai tidak berani keluar malam.
  • Selalu merasa diperhatikan.
  • Kecemasan yang berlebihan.
  • Serangan panik di tempat gelap atau sepi.
  • Tidak pernah ingin sendiri.
  • Sulit tidur, terutama saat sendirian.
  • Mengantuk di siang hari karena kurang istirahat.
  • Berkeringat berlebihan.
  • Detak jantung meningkat.
  • Nafas lebih cepat.
  • Otot tegang.

Seseorang yang memiliki fobia hantu juga akan menjadi lebih peka ketika mendengar atau melihat sesuatu di ruangan gelap atau ketika sendirian. Akibatnya, mereka terus memikirkan keberadaan hantu.

Hingga saat ini penyebab pasti dari phasmophobia belum diketahui. Namun, kondisi ini umumnya disebabkan oleh kombinasi faktor biologis dan psikologis.

Berikut adalah penyebab umum yang sering terjadi

1. Genetika

Risiko seseorang mengalami fobia akan semakin besar jika salah satu anggota keluarganya mengalami hal yang sama.

Karena itu, seseorang dengan phasmophobia mungkin memiliki anggota keluarga dengan kondisi serupa.

2. Trauma

Pernahkah Anda menakuti anak kecil dengan hantu? Meski bermaksud bercanda, sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut.

Meski terlihat sepele, kebiasaan menakut-nakuti anak kecil bisa membuat mereka trauma dan mudah ketakutan, bahkan saat sudah dewasa.

Anak-anak yang sering melihat orang tuanya takut hantu juga berisiko lebih besar mengalami phasmophobia.

3. Kepercayaan dan budaya

Ketika seseorang mempercayai kekuatan gaib secara berlebihan, ketakutan yang dimilikinya akan semakin besar.

Keyakinan ini kemudian membuat gambaran rumah kosong, suasana malam, atau kondisi yang berkaitan dengan hal-hal mistis lainnya semakin mengerikan.

4. Penyebab lainnya

Menurut sebuah penelitian di jurnal Frontiers in Psychiatry, phasmophobia sering dikaitkan dengan fobia lain seperti nyctophobia (meningkatnya rasa takut akan kegelapan) atau autophobia (takut sendirian).

Dalam dua kondisi ini, seseorang dapat melihat hantu secara mendalam. Ketakutan yang berkembang saat Anda sendirian atau dalam kegelapan juga menjadi lebih kuat.

Takut hantu, bukan hanya sekedar perasaan biasa. Jika terus terjadi, bisa saja menganggu aktivitas keseharian dan bisa mengurangi jatah istirahat.

Ketika waktu istirahat terganggu, hal itu dapat mempengaruhi produktivitas dalam bekerja atau berkegiatan sehari-hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *