Dinkes Kota Malang Catat Ada 69 Orang Keracunan Massal karena Nasi Kotak

metaranews.co
Situasi SD Muhammadiyah 4 Kota Malang.

Metaranews.co, Malang – Keracunal massal terjadi di SD Muhammadiyah 4 Kota Malang dan TK Kartika Pradana Kota Malang mengalami keracuran masal. Puluhan korban itu diduga keracunan makanan setelah memakan sajian nasi kotak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, menduga nasi kotak tersebut berasal dari katering yang sama.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan kejadian sejak 1 September lalu ini telah didalami petugas. Menurutnya, dari dua sekolah tersebut totalnya ada 69 orang mengalami keracunan.

Bacaan Lainnya

Ia mengaku baru mendapatkan laporan pada Minggu (4/9/2022) lalu. Setelah petugas Dinkes Kota Malang menyelidiki, diduga kuat dua sekolah itu memakan nasi kotak dari catering yang sama. Tak hanya itu, petugas juga menemukan beberapa keluhan dari puluhan korban tersebut. Mulai dari diare, pusing, demam, mual, perut melilit hingga muntah-muntah.

“Saat ini yang dirawat di rumah. Kami melakukan investigasi ke kateringnya,” kata Husnul.

Dari puluhan korban itu, Husnul merinci ada 23 orang yang dirawat di RS UNISMA dan dan 46 orang di RS Persada Kota Malang.

Ditanya tentang sampel makanan, Husnul menjelaskan pihaknya tidak menemukannya. Karena sisa makanan tersebut telah terbuang dan petugas baru mendapatkan laporan setelah tiga hari pascakejadian keracunan 1 September.

Tak hanya itu, Husnul menyatakan bahkan petugas Dinkes juga sempat mencari sisa muntahan korban. Namun, juga tidak ditemukan. Sehingga, sampel bahan makanan dan muntahan tidak dapat dapat diuji sampel.

“Karena sudah lebih dari 3 hari, Jadi tidak ada pemeriksaan sampel. Namun tetap dilakukan kunjungan dan edukasi kepada pemilik maupun penjamah makanannya,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *