Harga Belum Stabil, UMKM di Kota Kediri Didroping 5 Ribu Liter Migor

Metaranews.co
Ilustrasi pelaku UMKM Tahu di Kota Kediri. (dok)

Metaranews.co, Kediri– Bak sinetron di televisi, episode permasalahan minyak goreng berlanjut sampai sekarang. Belum dapat diketahui apa masalah dari hulu ke hilirnya, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri harus terus turun tangan menghadapai masalah ini. Apalagi, sekarang 200 UMKM di Kota Kediri merasakan dampak dari instabilitas harga minyak goreng.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kediri, Tanto Wijohari menyampaikan bahwa akan ada droping minyak murah untuk masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

“Kita juga akan melakukan droping kepada pelaku UMKM minggu depan,” ungkapnya.

Adanya bantuan ini, kata Tanto, diharapkan dapat roda produksi UMKM dapat terus berjalan.

“Dari data kami, ada 200 UMKM yang terdaftar untuk mendapatkan bantuan,” terang Tanto.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag Kota Kediri, Salim Darmawan menegaskan pelaksanaannya memang belum ditentukan tepatnya. Rencananya, mekanisme akan dilakukan dengan sistem online. Lebih detail, Salim menjelaskan pelaku UMKM yang terdaftar akan diberikan link formulir.

“Caranya daftar online, lalu minyak akan diambil di kantor,” kata Salim.

Sedangkan stok yang disiapkan sebanyak 5.400 liter dan tiap UMKM akan mendapatkan 18-54 liter.

“Sekitar 300 karton merek Fortuner dalam kemasan 18 liter, harganya Rp. 13.500, untuk setiap orang jumlahnya untuk membeli bervariatif tergantung besarnya usaha,” pungkasnya. (Tyo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *