Nurul Coba Bunuh Diri saat 2 Hari Kabur ke Kolam Ikan Lele

Metaranews.co
Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha saat diwawancarai tentang dugaan pembunuhan anak. (Anis Firmansah/Metaranews)

Metaranews.co, Kediri- Perasaan depresi seorang ibu kandung Nurul, terduga pembunuhan bocah balita inisial Z, di ujung tanduk. Nurul ditangkap berselang 2 hari kasus pembunuhan, Sabtu (27/8), yakni Senin (29/8) pagi, di kolam ikan belakang rumahnya dengan kondisi tangan berdarah bekas sayatan benda tajam.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha, membenarkan Nurul ibu kandung yang diduga pembunuhan balita ditemukan dalam kondisi sayatan di tangan sebelah kiri.

Bacaan Lainnya

“Iya benar, satu sayatan di tangan sebelah kiri,” kata Rizkika ,saat dikonfirmasi metaranews.co, Selasa (30/8/2022).

Saat ditangkap, kata Rizkika, Nurul berada pada kondisi lemas dan sakit, dengan sebuah bekas sayatan penuh darah. Kemudian petugas langsung melakukan perawatan, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Rizkika menerangkan dari sejumlah indikasi temuan bekas sayatan benda tajam, penuh darah. NR diduga ada upaya untuk melakukan percobaan bunuh diri.

Ditambah juga dengan selembar surat wasiat yang ditulis Nurul sebelum kejadian tewasnya balita, Sabtu (27/8), yang menerangkan permintaan maaf dan mensucikan diri saat ibu kandung Nurul meninggal dunia. “Iya benar percobaan bunuh diri,” ujarnya.

Sementara itu, pihaknya bakal melakukan pemeriksaan lanjutan terkait kejiwaan terduga pelaku NR ke ahli psikiater RS Bhayangkara Kediri. Selanjutnya tahapan pembantaran juga dilakukan, namun memastikan kesehatan pelaku pulih. “Saat ini pada kondisi lemas dan sakit ke RS Bhayangkara. Setelah sehat, yang bersangkutan akan kita lakukan pembantaran,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *