Ini Cara Mudah Menghilangkan Jamur pada Kucing

ilustrasi kucing duduk dengan menutup mata (freepik)
ilustrasi kucing duduk dengan menutup mata (freepik)

Metaranews.co, Tips – Kucing adalah salah satu hewan yang banyak dipelihara masyarakat Indonesia selain anjing dan kelinci. Hal ini tidak mengherankan, sebab kucing sering kali menunjukkan tingkah lucu dan menggemaskan.

Dibalik kegemasannya, kucing juga hewan yang mudah terkena penyakit. Itulah sebabnya ketika memelihara kucing, diperlukan perawatan termasuk vaksin kucing. Salah satu penyakit yang sering dialami kucing adalah infeksi jamur.

Bacaan Lainnya

Penyebab jamur pada kucing

Infeksi jamur ini dapat memicu berbagai penyakit lain seperti gangguan pernapasan dan infeksi kulit. Umumnya ada tiga hal yang dapat memicu munculnya infeksi jamur pada kucing. 

Kekebalan tubuh yang lemah

Kucing dengan kondisi imun yang lemah akan cenderung mudah terkena infeksi jamur ini, terlebih jika berada pada kondisi yang hangat dan lembap.

Faktor lingkungan

Dalam hal ini, penting bagi pemilik kucing untuk memperhatikan kebersihan lingkungan tempat bermain dan beraktivitas kucing. Jika kondisinya tidak dijaga, maka bukan tidak mungkin akan menjadi sarang tumbuhnya bakteri dan penyakit.

Berasal dari kucing lain

Faktor ketiga adalah berasal dari kucing lain yang terlebih dahulu terinfeksi jamur. Penularan ini dapat terjadi ketika kucing melakukan kontak secara langsung dengan kucing yang terinfeksi.

Apabila kucing kamu terinfeksi jamur, tidak perlu khawatir. Mengutip halodoc, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah perluasan infeksi jamur dan mengobatinya. Berikut daftarnya:

Perawatan lingkungan

Salah satu penyebab jamur pada kucing adalah kondisi lingkungan yang tidak bersih. Jadi apabila kamu memelihara kucing, senantiasa bersihkan tempat tinggal kucing secara rutin untuk mencegah munculnya bakteri dan virus.

Karantina

Kucing yang terkena infeksi jamur dapat dengan mudah menularkannya kepada kucing lain. Maka sebaiknya kucing di karantina terlebih dahulu atau dipisahkan dari lingkungannya. 

Obat Topikal

Obat topikal adalah jenis obat yang cara penggunaannya dengan dioleskan langsung. Pada kucing yang terinfeksi jamur, pemakaian obat jenis topikal bisa langsung dioleskan ke bagian kulit kucing. Apabila infeksi jamur hanya menyerang sebagian kulit kucing, maka disarankan untuk mencukur bulunya terlebih dahulu.

Setelah obat jenis topikal diberikan, langkah lanjutan yang bisa dilakukan adalah memandikan kucing dengan shampoo anti jamur sebanyak dua kali dalam seminggu. Jenis shampoo yang digunakan, sebaiknya ditanyakan terlebih dahulu kepada dokter untuk menghindari adanya alergi.

Suntik anti jamur

Sebagai langkah perawatan guna mencegah perluasan dan penularan jamur ke kucing lain, biasanya dokter akan menyuntikan anti jamur kepada kucing. 

Obat oral

Obat oral adalah obat yang penggunaanya dengan dikonsumsi, seperti tablet, kapsul, dan cairan. Dokter hewan biasanya akan meresepkan sejumlah obat untuk dicampurkan pada larutan cair sebelum dikonsumsi kucing yang sakit.

Salah satu jenis obat yang banyak digunakan untuk mengobati jamur pada kucing adalah Itrakonazol. Perawatan dan pengobatan pada kucing yang terkena jamur sebaiknya dilakukan oleh profesional.

Langkah yang paling tepat tentunya adalah dengan membawa kucing ke dokter hewan atau klinik hewan. Setelah mendapat penanganan dari ahli, barulah langkah lanjutan dapat dilakukan sendiri di rumah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *