2 Hari Hilang, Kakek di Kediri Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Purwoasri

Kediri
Caption: Jenazah Imam Sujono ditemukan mengambang di wilayah Purwoasri, Kabupaten Kediri. Doc: Istimewa

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Pencarian terhadap Imam Sujono (63), warga Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, berakhir tragis.

Setelah dilaporkan hilang selama dua hari, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengambang di aliran sungai wilayah Kecamatan Purwoasri, Rabu (6/5/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Jasad korban ditemukan setelah warga yang beraktivitas di sekitar sungai melihat tubuh mengambang, dan segera melapor kepada aparat kepolisian.

Informasi tersebut kemudian diteruskan ke tim gabungan, yang sejak awal melakukan pencarian terhadap korban.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengatakan laporan penemuan jenazah pertama kali diterima dari wilayah Purwoasri.

“Sore itu ada orang aktivitas di sekitar sungai, kemudian ada orang yang melihat jenazah mengambang,” ujar Joko, Kamis (7/5/2026).

“Akhirnya kabar itu menyebar di aparat kepolisian, dicek betul katanya ada. Akhirnya Polsek Purwoasri menghubungi Polsek Gampeng, karena yang hanyut orang Gampeng, lalu menghubungi ke posko kita,” lanjutnya.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kota Kediri, dan BPBD Kabupaten Kediri langsung bergerak menuju lokasi, Rabu (6/5/2026), sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati jenazah dengan ciri-ciri mengenakan celana merah, sesuai identitas korban yang tengah dicari.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit, karena kondisi medan yang curam dan berada di dekat area pemakaman. Jenazah diketahui tersangkut ranting pohon di tepi sungai.

“Lokasi itu dekat makam kuburan, medannya curam dan agak sulit. Tapi dilihat dari atas kelihatan celananya tersangkut ranting pohon di pinggir sungai,” tambahnya.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah menggunakan perahu yang dioperasikan personel BPBD Kota Kediri bersama tim Basarnas. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk proses identifikasi oleh kepolisian.

Pihak keluarga juga telah dihubungi dan memastikan identitas jenazah tersebut merupakan Imam Sujono.

“Kita ambil, kemudian dikirimkanlah ke Rumah Sakit Bhayangkara. Pihak keluarganya dihubungi sama pihak kepolisian, akhirnya identik itu benar yang dicari,” pungkas Joko.

Pos terkait