Disperdagin Kota Kediri Wanti-wanti SPBU, Takaran BBM Tak Boleh Main-main!

Kediri
Caption: Petugas Disperdagin Kota Kediri melakukan tera ulang di SPBU Mojoroto, Senin (2/3/2026). Doc: Ubai/Metaranews.co

Metaranews.co, Kota Kediri – Menjelang arus mudik Lebaran, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri (Disperdagin) Kota Kediri menggencarkan pengawasan dan tera ulang di seluruh SPBU di Kota Kediri, Senin (2/3/2026).

Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak boleh dipermainkan.

Bacaan Lainnya

Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh Ridwan, mengatakan pengawasan dan tera ulang dilakukan mulai hari ini hingga Rabu (4/3/2026).

“Pengawasan dilakukan dengan sasaran sekitar 14 SPBU yang tersebar di wilayah Kota Kediri,” ujar Ridwan, Senin (2/3/2026).

Pada hari pertama, pengawasan difokuskan di wilayah Kecamatan Mojoroto dengan menyasar lima SPBU, yakni SPBU Ahmad Dahlan, SPBU Mojoroto, SPBU Raung, SPBU Tamanan, dan SPBU Campurejo.

Ridwan menjelaskan, pengawasan dipusatkan pada ketepatan takaran bahan bakar di setiap nosel dan selang pengisian, mencakup seluruh produk BBM yang tersedia seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo.

“Setiap nosel kita uji sebanyak tiga kali menggunakan bejana ukur berkapasitas 20 liter untuk memastikan ketepatan takaran,” jelas Ridwan.

“Alhamdulillah, hasil pengujiannya semua sesuai takaran dan menunjukkan kualitas bahan bakar di beberapa SPBU yang diperiksa bagus dan sesuai standar,” lanjutnya.

Ridwan menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran, pihaknya akan memberikan peringatan dan berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk tindak lanjut sesuai kewenangan.

“Alhamdulillah selama ini di SPBU Kota Kediri tidak ada yang menyalahi aturan, semuanya sesuai takaran. Disamping itu juga belum ada laporan masyarakat yang masuk ke Disperdagin terkait ketidaksesuaian takaran,” tuturnya.

Ia menambahkan, pengawasan serupa akan dilakukan secara rutin dan masif, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap akurasi takaran dan kualitas BBM di seluruh SPBU Kota Kediri.

Sementara itu, Pengawas SPBU Mojoroto, Agung Setiono, menyambut baik kegiatan pengawasan yang dilakukan Disperdagin.

“Dengan adanya pengawasan ini, masyarakat semakin percaya terhadap kualitas dan takaran BBM di SPBU,” tambahnya.

Agung mengaku selama ini pihaknya juga melakukan pengawasan internal untuk memastikan kualitas bahan bakar tetap terjaga, terutama pada musim penghujan.

“Ketika distribusi bahan bakar datang, setiap pagi kita lakukan pengecekan menggunakan alat pengujian seperti Hidrometer, Termometer dan gelas kaca yang diisi pasta air. Jika terdapat campuran air di bahan bakar maka indikatornya akan berubah warnanya,” pungkasnya.

Pos terkait