Ribuan Lowongan Dibuka, Job Fair Kediri Diserbu Pencari Kerja

Kediri
Caption: Job fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Rabu (6/5/2026). Doc: Darman/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menggelar job fair dengan menggandeng 42 perusahaan dan membuka 1.922 lowongan kerja lintas sektor.

Kegiatan tersebut sengaja digelar usai kelulusan SMA/SMK, untuk langsung menyerap tenaga kerja baru.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menegaskan momentum kelulusan dimanfaatkan untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri.

“Momentum ini kami ambil karena sebagian besar siswa SMA dan SMK baru saja lulus, sehingga mereka bisa langsung mengakses peluang kerja,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Dari data peserta, mayoritas pencari kerja berasal dari lulusan SMA/SMK sebanyak 1.743 orang. Selain itu, tercatat 20 lulusan SMP, 39 lulusan D3, 117 lulusan S1, dan satu orang pascasarjana.

Job fair berlangsung selama dua hari dengan sistem pembagian dua gelombang. Peserta diwajibkan mendaftar secara daring dan menggunakan barcode untuk mengakses lokasi kegiatan.

Ibnu mengungkapkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Kediri menunjukkan tren penurunan.

Pada 2025, TPT tercatat sekitar 4,7 persen, turun dari 5,1 persen pada 2024, dari total angkatan kerja sekitar 900 ribu orang.

“Job fair ini menjadi salah satu strategi kami untuk menurunkan tingkat pengangguran, selain pelatihan tenaga kerja dan program padat karya,” jelasnya.

Tak hanya membuka peluang kerja dalam negeri, Disnaker juga menawarkan kesempatan kerja ke luar negeri.

Pada hari kedua, digelar talkshow yang membahas peluang kerja, termasuk program penempatan tenaga kerja ke Jepang.

Di sisi lain, persaingan kerja yang ketat masih dirasakan para pencari kerja. Lilla, salah satu peserta, mengaku terbantu dengan adanya job fair tersebut.

“Job Fair oleh Pemkab Kediri ini sangat membantu saya dan teman-teman untuk mendapatkan kerja yang layak dan menerima saya dengan baik,” terangnya.

Lulusan S1 administrasi itu mengaku melamar ke sejumlah perusahaan untuk memperbesar peluang diterima. Ia berharap kegiatan serupa digelar rutin.

“Saya berharap dapat pekerjaan di administrasi, sesuai lulusan S1 saya,” harap Lilla.

Pos terkait