Gegara “Diang”, Kandang Sapi Milik Warga Kediri Senilai Ratusan Juta Nyaris Ludes Terbakar

Kediri
Caption: Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di kandang sapi milik warga Jongbiru, Selasa (21/4/2026) siang. Doc: Satpol PP Kabupaten Kediri

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Kebiasaan sepele nyaris berujung petaka. Membakar “diang” di dekat kandang sapi hampir membuat Wijianto, warga Dusun Jongbiru, Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, kehilangan seluruh asetnya.

Percikan api dari diang yang tak diawasi merembet cepat ke tumpukan jerami kering. Dalam sekejap, kandang sapi dilalap si jago merah, Selasa (21/4/2026) siang.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 14.40 WIB.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga bernama Ulum kepada Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri.

“Hanya dua menit berselang, tim dari Pos Grogol langsung bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian pukul 14.53 WIB, kurang dari 15 menit sejak laporan masuk,” jelas Kaleb, Selasa (21/4/2026).

Untuk menjinakkan api, petugas mengerahkan tiga unit armada, yakni satu unit dari Pos Grogol berkapasitas 5.000 liter (AG 8156 EP), satu unit dari Pos Pare berkapasitas 5.000 liter (AG 8157 EP), serta satu unit dari Damkar Kota Kediri. Sebanyak 12 personel diterjunkan ke lokasi.

“Api berhasil dipadamkan pada pukul 15.49 WIB,” kata Kaleb.

Meski menimbulkan kerugian sekitar Rp 8 juta, respons cepat petugas berhasil menyelamatkan aset senilai Rp 300 juta milik korban. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Kaleb mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas yang melibatkan api terbuka, terutama di area dengan material mudah terbakar seperti jerami atau kayu kering.

“Kejadian ini mengingatkan kita semua bahwa api sekecil apapun bisa berbahaya jika tidak diawasi. Kami mengajak warga untuk selalu waspada dan segera menghubungi Damkar jika melihat tanda-tanda kebakaran,” tambahnya.

Pos terkait