Kebun ‎Tebu Siap Panen di Kediri Terbakar, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Kediri
Caption:‎ Proses pemadaman api di lahan tebu milik warga Kabupaten Kediri yang dilalap si jago merah, Jumat (5/6/2026). Doc: Damkar Kabupaten Kediri

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Kebakaran melanda lahan tebu di Dusun Kejuron, Desa Plosorejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Jumat (5/6/2026) siang.

‎Diduga kuat, amukan si jago merah dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah warga yang kemudian merembet dan meluas ke area perkebunan.

Bacaan Lainnya

‎‎Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari salah seorang perangkat desa Plosorejo bernama Indah sekitar pukul 13.50 WIB.

‎‎Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Grogol langsung bergerak cepat menuju lokasi.

‎‎”Tim Damkar berangkat menuju lokasi pada pukul 13.53 WIB, dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 14.20 WIB untuk segera melakukan penanganan,” ujar Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, Jumat (5/6/2026).

‎‎Kebakaran sempat membuat panik warga sekitar lantaran area yang terbakar cukup luas, yakni mencapai kurang lebih 3.000 meter persegi.

‎”Angin yang bertiup kencang di lokasi juga membuat api dengan cepat melahap tanaman tebu yang siap panen,” katanya.

‎‎Kaleb juga mengatakan dalam kejadian ini   tim Damkar  mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran berkapasitas 5.000 liter (nomor polisi AG 8156 EP) dari Pos Grogol dengan diperkuat oleh empat personel.

‎Petugas berjibaku memadamkan api selama kurang lebih lima jam. Berkat kesiapan petugas di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 19.08 WIB sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

‎Akibat insiden ini, pemilik lahan diperkirakan mengalami kerugian materiel yang cukup besar, dan diitaksir mencapai Rp 70.000.000.

‎‎Petugas berhasil melokalisasi api sehingga menyelamatkan sisa lahan tebu senilai kurang lebih Rp 35.000.000.

‎‎lebih lanjut, Kaleb memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

‎”Korban luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia nihil,” pungkas Kaleb.

Pos terkait