1.266 Jemaah Haji Jombang Mulai Diterbangkan, Kloter 60 Jadi Pembuka

Jombang
Caption: Koper milik calon jemaah haji asal Jombang yang telah dikumpulkan di Kantor Kemenag Jombang, Rabu (6/5/2026). Doc: Karimatul Maslahah/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Jombang – Jadwal keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Jombang tahun 2026 mulai mendapat kepastian.

Sebanyak 1.266 jemaah yang terbagi dalam empat Kelompok Terbang (Kloter) akan diberangkatkan secara bertahap, dengan kloter 60 sebagai rombongan pembuka.

Bacaan Lainnya

Kasi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kemenag Jombang, Azifah Yusrinawati, menegaskan kloter 60 menjadi yang pertama diberangkatkan hari ini, Rabu (6/5/2026).

“Kloter 60 menjadi yang pertama berangkat. Setelah itu, kloter berikutnya akan menyusul sesuai jadwal,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Azifah memaparkan, untuk kloter 60 berjumlah 154 jemaah, kloter 61 sebanyak 373 jemaah, kloter 62 sebanyak 375 jemaah, dan kloter 63 sebanyak 364 jemaah.

Untuk tahap berikutnya, kloter 62 dan 63 dijadwalkan berangkat pada Kamis (7/5/2026). Sementara kloter 61 tetap mengikuti jadwal pemberangkatan yang telah ditetapkan.

Di tengah kepastian jadwal tersebut, persiapan keberangkatan terus dimatangkan. Salah satunya pengumpulan koper jemaah di Kantor Kemenag Jombang.

Sejak pagi tadi, para CJH berdatangan untuk menyerahkan barang bawaan mereka.

Azifah mengingatkan agar jemaah disiplin terhadap aturan barang bawaan. Koper besar dibatasi maksimal 32 kilogram, sedangkan cairan hanya diperbolehkan maksimal 100 mililiter.

Selain itu, jemaah diminta membawa obat-obatan pribadi sesuai kebutuhan, khususnya untuk digunakan selama berada di asrama haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Kalau ada barang yang dilarang, nanti akan dikeluarkan saat pemeriksaan di asrama haji,” tuturnya.

Dengan jadwal yang telah dikunci dan persiapan yang terus dimatangkan, proses pemberangkatan CJH Jombang diharapkan berjalan tanpa hambatan.

Sementara itu, Sugeng, salah satu calon jemaah asal Kecamatan Diwek, menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh rangkaian keberangkatan.

“Yang paling penting itu menjaga kesehatan. Insyaallah kami siap berangkat sesuai jadwal,” ucap Sugeng.

Pos terkait