Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, mewarnai pelaksanaan Kediri Aquatic 2026 yang digelar di Pasar Ikan Hias Gumul, Kabupaten Kediri, Sabtu (25/4/2026).
Ratusan peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam beragam lomba yang diselenggarakan sejak pagi hari.
Kegiatan yang memasuki tahun keempat ini menghadirkan berbagai lomba edukatif, seperti mewarnai untuk tingkat taman kanak-kanak (TK), serta lomba menggambar untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Kepala Bidang (Kabid) Usaha Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Enisa Novia Amalia, menyampaikan bahwa kuota lomba mewarnai awalnya dibatasi sebanyak 100 peserta.
Namun, jumlah peserta yang hadir mencapai 85 anak dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kabupaten Kediri, tetapi juga dari luar daerah seperti Nganjuk, Surabaya, dan Kota Kediri.
“Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Anak-anak sangat semangat mengikuti kegiatan sejak pagi,” ujarnya.
Setelah lomba mewarnai, kegiatan dilanjutkan dengan lomba menggambar untuk tingkat SD dan SMP. Untuk tingkat SD, jumlah peserta mencapai 97 orang, sedangkan tingkat SMP sebanyak 98 orang.
Para peserta mengusung tema lingkungan pasar ikan dan akuarium, yang sekaligus menjadi sarana edukasi tentang dunia perikanan.
Selain lomba, panitia juga menghadirkan stan edukasi perikanan yang memberikan informasi kepada masyarakat terkait budidaya ikan, jenis-jenis ikan hias, serta pentingnya menjaga kualitas lingkungan perairan.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan sekaligus minat generasi muda terhadap sektor perikanan.
Menurut Enisa, Kediri Aquatic tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengenalkan potensi perikanan daerah serta mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Pemilihan lokasi di Pasar Ikan Hias Gumul tahun ini merupakan upaya untuk memperkenalkan sentra ikan hias kepada masyarakat luas.
“Dengan menghadirkan anak-anak dan orang tua di sini, kami berharap pasar ikan hias ini semakin dikenal dan dapat meningkatkan pendapatan para pembudidaya serta pelaku UMKM,” jelasnya.
Kegiatan Kediri Aquatic 2026 akan berlanjut pada Minggu (26/4/2026), dengan agenda kontes ikan hias, seperti ikan molly dan ikan cupang, yang melibatkan komunitas pecinta ikan dari berbagai daerah.
Selain itu, akan dilakukan penebaran ikan lokal di perairan umum sebagai bentuk pelestarian lingkungan.
Kabupaten Kediri sendiri dikenal memiliki potensi besar dalam budidaya ikan hias, seperti molly, cupang, koi, dan betta. Sentra budidaya tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Ngadiluwih dan Plosoklaten.
Dengan tingginya partisipasi peserta dan dukungan masyarakat, Kediri Aquatic 2026 diharapkan terus berkembang sebagai agenda tahunan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi serta mendorong pertumbuhan sektor perikanan di daerah.






