Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Perum BULOG Kantor Cabang Kediri mempercepat penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk, guna menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Hingga Senin (8/6/2026), realisasi penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Kediri telah mencapai 93 persen dari total pagu.
Sebanyak 4.701.060 kilogram beras dan 940.212 liter minyak goreng telah disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Adapun total pagu bantuan pangan di Kabupaten Kediri mencapai 5.003.220 kilogram beras dan 1.000.644 liter minyak goring, yang diperuntukkan bagi 250.161 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Sementara itu, penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Nganjuk mulai dilaksanakan pada hari ini. Realisasinya telah mencapai 16 persen dari pagu yang ditetapkan, yakni sebanyak 656.020 kilogram beras dan 131.204 liter minyak goreng.
Total pagu bantuan pangan di Kabupaten Nganjuk mencapai 4.068.120 kilogram beras dan 813.624 liter minyak goreng untuk 203.406 keluarga penerima manfaat.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri, Harisun, menegaskan pihaknya akan menggenjot penyaluran bantuan pangan agar rampung pada pertengahan Juni 2026.
“Kami akan melakukan segala upaya agar penyaluran bantuan pangan ini selesai dilaksanakan pada pertengahan Juni, karena kami menyakini Bantuan Pangan akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen,” ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan pangan, BULOG Kediri juga terus mengoptimalkan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui berbagai saluran resmi.
Distribusi dilakukan melalui pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Pemerintah menilai kombinasi penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP menjadi langkah efektif untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran.
Dengan dukungan stok yang memadai serta jaringan distribusi yang luas, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras.
Harisun juga memastikan stok beras yang tersimpan di seluruh gudang BULOG Kediri berada dalam kondisi aman. Hingga saat ini, persediaan beras tercatat mencapai 99.471 ton dengan ketahanan stok hingga delapan bulan ke depan.
Ia mengimbau masyarakat di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk agar tidak terpancing isu kelangkaan pangan karena ketersediaan beras masih sangat mencukupi.






