KPU Kabupaten Kediri Mulai Tahap Sortir dan Lipat Surat Pemilu 2024, Sempat Larang Jurnalis Ambil Gambar

KPU Kabupaten Kediri
Caption: Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi, saat diwawancarai awak media, Jumat (5/1/2023). Doc: Anis/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – KPU Kabupaten Kediri melibatkan sebanyak 200 petugas pada tahap sortir dan lipat surat Pemilu 2024 di Gudang Logistik Jalan Raya Gampengrejo, Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Sebagian besar para petugas sortir dan lipat surat suara Pemilu tersebut merupakan ibu rumah tangga. Tahap sortir dan lipat surat suara Pemilu ini dimulai hari ini, Jumat (5/1/2024).

Bacaan Lainnya

Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi mengatakan, antusiasme masyarakat dalam mendaftar sebagai petugas sortir dan lipat ini sangat tinggi, lantaran honor yang naik dibandingkan Pemilu sebelumnya.

Honor sortir dan lipat surat suara Pemilu sebelumnya hanya Rp 100 per lembar. Kini KPU Kabupaten Kediri memberikan honor Rp 222 per lembar surat suara Capres-cawapres, dan Rp 296 per lembar surat suara DPRD Provinsi, DPD, dan DPR RI.

“Tadi ada 200 petugas yang sudah kami briefing melaksanakan sortir dan lipat surat suara, yang pertama akan kita sortir lipat adalah terkait surat suara DPRD Kabupaten/Kota,” jelas Ninik saat ditemui di gudang logistik, Jumat (5/1/2024).

Ninik menuturkan, petugas sortir dan lipat surat suara ini akan menggarap sesuai jumlah DPT yang ada di Kabupaten Kediri, yang mencapai 1.262. 944 pemilih.

Adapun pelaksanaan sortir dan lipat surat suara ini, lanjut Ninik, akan dimulai per hari ini, Jumat 5 Januari 2024 hingga 25 Januari 2024.

“Apabila memang perlu, kita akan melakukan penambahan petugas sortir lipat hingga secara target tanggal 25 Januari akan selesai,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak KPU Kabupaten Kediri sempat melarang para awak media mengambil gambar saat berlangsung tahap sortir dan lipat suara di Gudang KPU Kabupaten Kediri

Namun setelah dua jam koordinasi, pihak KPU Kabupaten Kediri akhirnya memperbolehkan wartawan melakukan pengambilan gambar di gudang logistik secara terbatas.

“Jadi yang boleh masuk ke gudang adalah orang yang berkepentingan, misalnya petugas-petugas yang sudah direngkrut untuk melakukan penyortiran,” sebut Ninik.

Pos terkait