Lawan Persija Jakarta, Persik Kediri Sediakan 8.000 Tiket dan Perketat Penjualan untuk Cegah Suporter Tamu

Persik Kediri
Caption: Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri, Tri Widodo. Doc: Darman/Metaranews.co

Metaranews.co, Kota Kediri – Panitia pelaksana Persik Kediri menyediakan 8.000 tiket untuk laga kandang terakhir musim ini saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (16/5/2026).

Jumlah tiket tersebut meningkat dibanding kuota penonton pada laga-laga sebelumnya yang hanya berkisar 5.000 orang. Tambahan kapasitas diberikan setelah panitia mengantongi rekomendasi dari kepolisian.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri, Tri Widodo, memastikan seluruh proses perizinan pertandingan telah rampung, mulai dari rekomendasi stadion hingga izin kepolisian.

“Perizinan sudah clear semuanya, mulai rekomendasi stadion, rekomendasi Polres Kediri Kota, semuanya sudah selesai. Tinggal pelaksanaan saja,” kata Tri Widodo saat dikonfirmasi METARA, Kamis (14/5/2026).

Ia memastikan pertandingan tetap digelar di Stadion Brawijaya dengan jadwal kick-off pukul 15.30 WIB.

Panitia juga terus mematangkan persiapan menjelang pertandingan, termasuk menyambut kedatangan pengawas pertandingan di Kediri.

Menurut Tri, tambahan kuota penonton diharapkan mampu mengakomodasi tingginya antusiasme suporter pada laga penutup kandang musim ini.

Meski kapasitas penonton bertambah, panitia memastikan harga tiket tidak mengalami perubahan.

“Harga tiket tetap seperti biasa, tidak ada kenaikan maupun penurunan,” ujarnya.

Panitia menjual tiket ekonomi seharga Rp60.000, tiket utama Rp80.000, dan tiket VIP Rp100.000.

Sistem penjualan tiket dilakukan melalui aplikasi BRImo, komunitas suporter Persik Kediri, serta penjualan langsung atau on the spot (OTS) di Store Persik Kediri.

“Penjualan melalui via BRImo dan komunitas suporter Persik Kediri sudah mulai dijual Rabu (13/5) kemarin. Sedangkan untuk OTS dibuka pada Sabtu (16/5/26) pukul 09.00 WIB di Store Persik Kediri,” terangnya.

Panitia sengaja menggandeng komunitas suporter dalam distribusi tiket untuk memperketat pengawasan penjualan dan mencegah aksi pembelian massal oleh pendukung tim tamu.

“Penjualan melalui komunitas suporter Persik Kediri dilakukan untuk menghindari aksi borong tiket oleh suporter tamu,” ujar Tri.

Pos terkait