Revitalisasi Museum Airlangga dan Goa Selomangleng Jadi Upaya Dongkrak Wisata Kota Kediri

Foto: Kadisbudparpora Kota Kediri, Un Achmad Nurdin saat meninjau kesiapan Youth Fest Kota Kediri di kawasan Goa Selomangleng (Darman/Metaranews)

Metaranews.co, Kediri – Pemerintah Kota Kediri terus berupaya meningkatkan daya tarik pariwisata daerah melalui revitalisasi sejumlah destinasi unggulan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Museum Airlangga dan kawasan wisata Goa Selomangleng yang berada di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto.

Melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, revitalisasi Museum Airlangga dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan. Proyek rehabilitasi tersebut didanai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, mengatakan revitalisasi dilakukan untuk memperbaiki kondisi bangunan sekaligus meningkatkan kualitas penyajian koleksi museum agar lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung.

“Revitalisasi ini meliputi beberapa bagian, mulai dari atap bangunan yang sudah mulai rusak, penataan interior, ventilasi, hingga pencahayaan atau lighting di dalam museum. Selama ini penataan pencahayaan masih belum optimal,” jelas Un Achmad Nurdin, Sabtu (31/10/2026).

Selain perbaikan fisik, pengembangan juga menyasar penataan storyline atau alur cerita koleksi museum. Penataan ini diharapkan membuat pengunjung lebih mudah memahami sejarah dan peninggalan budaya yang tersimpan di Museum Airlangga.

“Nanti juga akan ada pengembangan storyline, sehingga koleksi yang ditampilkan memiliki urutan cerita. Dengan begitu, pengunjung bisa lebih mudah memahami sejarah yang disampaikan melalui koleksi museum,” imbuhnya.

Menurut Un Achmad Nurdin, keberadaan Museum Airlangga yang berada dalam satu kawasan dengan Goa Selomangleng menjadi potensi wisata sejarah dan budaya yang perlu dikembangkan secara terpadu.

Karenanya, pengembangan kawasan tidak hanya menyasar museum, tetapi juga fasilitas pendukung pariwisata di sekitar Goa Selomangleng. Sejumlah gagasan pengembangan telah disiapkan, termasuk fasilitas rekreasi dan area kuliner. Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan ketentuan perizinan serta aturan yang berlaku.

Di sisi lain, Disbudparpora juga menyiapkan sumber daya manusia untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan. Dua orang disiapkan untuk mendapatkan pelatihan sebagai pemandu wisata atau tour guide.

Un Achmad Nurdin berharap, revitalisasi Museum Airlangga dan pengembangan kawasan Goa Selomangleng mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat daya tarik wisata sejarah dan budaya Kota Kediri.

“Harapannya, melalui berbagai upaya ini, potensi wisata Kota Kediri bisa semakin berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Pos terkait