Vegan vs Vegetarian: Apa Bedanya?

ilustrasi coretan bertuliskan go vegan (unsplash)

Metaranews.co, Gaya Hidup – Sebagian dari kita mungkin sering bertanya-tanya, apa perbedaan antara orang yang menjalani pola makan vegan dan vegetarian? Simak penjelasannya dibawah ini.

Tanggal 1 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Vegan Sedunia. Hari ini dirayakan untuk meningkatkan kesadaran tentang manfaat beralih ke pola makan vegan dan pentingnya veganisme.

Belakangan ini, istilah vegan dan vegetarian semakin umum. Gaya hidup ini dinilai membawa manfaat dari segi etika, lingkungan, kesehatan, dan kemanusiaan.

Seringkali orang mengira vegan adalah kependekan dari vegetarian. Padahal perlu diketahui, vegetarian dan vegan adalah dua hal yang berbeda, namun juga memiliki beberapa kesamaan.

Perbedaan vegan dan vegetarian

Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara vegan dan vegetarian?

Menukil dari laman Healthline, pada prinsipnya kedua hal tersebut dapat dikatakan sebagai cara menikmati hidup dengan memilih makanan yang dikonsumsi sekaligus menghindari segala bentuk olahan produk hewani.

Namun bagi sebagian kalangan, ada juga yang memandang gaya hidup ini sebagai cara diet karena cenderung rendah lemak jenuh dan kolesterol, namun tinggi vitamin, mineral, serat, dan senyawa tumbuhan yang menyehatkan.

Meski terdengar mirip secara bahasa, namun vegan dan vegetarian tetap memiliki perbedaan. Seorang vegetarian tidak mengonsumsi daging hewani apa pun seperti daging, unggas, atau ikan, namun tetap mengonsumsi produk yang berasal dari hewan seperti susu dan telur.

Sementara seorang vegan adalah vegetarian ketat yang juga menghindari konsumsi produk susu, telur, dan bahan lain yang berasal dari hewan.

Masyarakat Vegetarian mendefinisikan vegetarisme sebagai gaya hidup yang dijalani seseorang dengan pola makan biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, jamur, dan beberapa makanan non-hewani lainnya seperti garam dengan atau tanpa produk susu, madu dan/atau telur. .

Seorang vegetarian tidak mengkonsumsi makanan yang berasal dari atau dibuat dengan bantuan produk yang terbuat dari tubuh hewan hidup atau mati seperti daging, unggas atau ikan.

Ada beberapa jenis gaya hidup vegetarian, salah satunya adalah vegan. Tipe pertama adalah vegetarian lacto-ovo yang mengonsumsi produk susu dan telur. Jenis pola makan vegetarian ini adalah yang paling umum diikuti.

Tipe selanjutnya adalah Lacto-vegetarian yang mengonsumsi produk susu namun menghindari telur. Ada juga ovo-vegetarian yang mengonsumsi telur namun tidak mengonsumsi produk susu.

Sedangkan tipe vegan dinilai paling ketat dan ekstrem. Diet ini sama sekali tidak mengonsumsi produk hewani, termasuk susu dan telur.

Masyarakat Vegan mendefinisikan veganisme sebagai cara hidup yang berupaya menghindari segala bentuk eksploitasi dan kekejaman terhadap hewan sebisa mungkin. Sebab itu, pola makan vegan tidak hanya menghindari daging hewani, tetapi juga susu, telur, dan bahan-bahan yang berasal dari hewan. Termasuk gelatin, madu, pepsin, lak, albumin, kasein, dan beberapa bentuk vitamin D3.

Pos terkait