Metaranews.co, Kabupaten Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang, Lampung, resmi melepas keberangkatan sekitar 230 calon jemaah haji (CJH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pelepasan tersebut dipimpin Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, Senin (4/5/2026).
CJH yang diberangkatkan terdiri atas 114 laki-laki dan 116 perempuan.
Jemaah tertua adalah Ahmad Fadil (93) dari Kecamatan Gedung Meneng, sedangkan yang termuda Maswin Prayogi (22) dari Kecamatan Banjar Agung.
Kegiatan berlangsung di Masjid Islamic Center, Jalan Lintas Timur, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain dari unsur Forkopimda, Polres, Kodim 0426, Sekretaris Daerah, kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat, Ketua TP-PKK, para camat, Kapolsek Menggala, serta keluarga jemaah.
Dalam sambutannya, Hankam Hasan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelepasan tersebut.
“Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT, berkat limpah rahmat dan karunia-nya, kita dapat melaksanakan pelepasan calon jemaah haji Kabupaten Tulang Bawang tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam keadaan sehat wal’afiat,” ucapnya.
Hankam juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh CJH yang telah menanti kesempatan berhaji melalui proses panjang.
“Saya secara pribadi mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang mengucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji, karena bisa meraih kesempatan tahun ini untuk bisa menunaikan ibadah haji,” tuturnya.
“Setelah melewati begitu proses yang panjang penuh kesabaran, doa, usaha, dan pengorbanan akhirnya kesempatan inipun tiba,” lanjut Hankam.
Dalam kesempatan itu, Hankam juga menekankan pentingnya doa, keselamatan, dan kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kita berdoa bersama semoga berangkat utuh, pulang pun utuh, tanpa ada kekurangan serta halangan apapun, serta sehat selalu dan bisa menjadi haji yang mabrur,” harapnya.
“Jadikanlah perjalanan haji ini sebagai jalan spiritual yang tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas dalam beribadah,” tandasnya.
Ia mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan rangkaian sakral yang sarat aturan dan harus dipatuhi.
“Ibadah haji adalah sangatlah sakral dalam pelaksanaannya tentu banyak sekali tahapan peraturan yang wajib ditaati,” terangnya.
“Maka saya berpesan kepada seluruh calon jemaah haji untuk selalu berhati-hati menjaga keselamatan dan kesehatan, selama berhaji tetap kompak serta selalu jaga kekompakannya,” imbuh Hankam.
Di akhir sambutan, Hankam berharap seluruh jemaah dapat kembali sebagai haji mabrur dan membawa dampak positif bagi lingkungan.
“Saya berharap semoga seluruh calon jemaah haji bisa menjadi haji yang mabrur, yang mana agar nantinya bukan hanya bisa membawa perubahan bagi diri pribadi, tetapi juga bisa membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat dan daerah yang kita cintai ini amin,” tutupnya.
Pada akhir kegiatan, dilakukan penyematan kartu identitas kepada jemaah tertua dan termuda, serta penyerahan pataka, dilanjutkan dengan foto bersama.






