Ingatkan Bahaya Haji Ilegal, Menhaj: Jangan Tergiur Berangkat Tanpa Antre

Haji Ilegal
Caption: Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, saat dimintai keterangan usai melepas keberangkatan CJH di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (7/6/2026). Doc: Karimatul Maslahah/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Jombang – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran haji tanpa antre yang marak ditawarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Menurut Gus Irfan, hingga saat ini tidak ada mekanisme resmi keberangkatan haji tanpa melalui antrean dan prosedur pemerintah.

“Prinsipnya, tidak ada haji tanpa antre,” tegas Gus Irfan usai melepas keberangkatan calon jemaah haji di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (7/6/2026).

Ia meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap iming-iming keberangkatan cepat, yang justru berpotensi menimbulkan masalah saat berada di Arab Saudi.

“Tolong jangan sampai tertipu oleh iming-iming haji tanpa antre,” ujarnya.

Gus Irfan menjelaskan, pemerintah saat ini terus memperkuat pengawasan terhadap praktik haji ilegal, dengan membentuk satgas gabungan bersama Kepolisian RI dan Imigrasi Indonesia.

Satgas tersebut bertugas mencegah keberangkatan calon jemaah yang tidak melalui jalur resmi.

“Daripada di sana terlunta-lunta, dikejar-kejar kepolisian, tidak bisa menjalankan ibadah haji, lebih baik dicegah dari sini,” katanya.

Hingga saat ini, jumlah kasus yang terdeteksi disebut belum mencapai 100 orang. Berdasarkan laporan dari Wakapolri, jumlahnya sekitar 60 kasus.

“Sangat turun dibanding tahun lalu. Tahun 2025 ada sekitar 1.000 orang yang tertahan di bandara,” ungkapnya.

Ia menyebut langkah edukasi kepada masyarakat mulai menunjukkan hasil. Jumlah kasus haji ilegal pada musim haji 2026 disebut turun signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah masyarakat sekarang sudah mulai paham,” tandasnya.

Pos terkait