Metaranews.co, Kota Kediri – Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Kediri.
Meski turnamen sepak bola terbesar di dunia itu baru akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang, permintaan jersey tim nasional peserta Piala Dunia mulai meningkat di sejumlah toko olahraga di Kota Tahu.
Salah satu pedagang yang merasakan dampaknya adalah Faturrahman, pemilik Yoga Sport di Jalan Kilisuci, Kota Kediri.
Pria yang telah menekuni usaha perlengkapan olahraga sejak 2007 itu mengaku penjualan jersey tim nasional mulai menunjukkan tren kenaikan dalam sepekan terakhir.
“Yang paling banyak dicari sekarang Portugal, Argentina, Jerman, dan Spanyol,” ujar Faturrahman saat ditemui di tokonya, Jumat (5/6/2026).
Menurut Faturrahman, saat ini tersedia sekitar delapan lusin jersey tim peserta Piala Dunia di tokonya. Dari jumlah tersebut, sekitar dua lusin telah terjual dalam satu pekan terakhir.
Ia optimis penjualan akan terus meningkat seiring semakin dekatnya pelaksanaan Piala Dunia 2026. Bahkan, kenaikan penjualan diperkirakan bisa mencapai 50 persen dibandingkan kondisi saat ini.
“Kalau mendekati Piala Dunia bisa naik sekitar 50 persen. Biasanya yang paling ramai saat pertandingan sudah berjalan, terutama ketika masuk babak 16 besar, semifinal sampai final,” katanya.
Untuk harga, jersey produksi lokal dijual mulai Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per potong. Sementara itu, jersey grade A dipasarkan dengan harga antara Rp135 ribu hingga Rp150 ribu.
“Kalau yang ready sekarang banyak yang lokal, harganya Rp65 ribu sampai Rp70 ribu. Untuk grade A sekitar Rp135 ribu sampai Rp150 ribu,” jelasnya.
Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun berjualan, lonjakan permintaan biasanya terjadi ketika tim-tim unggulan berhasil melaju ke fase gugur.
“Banyak yang beli ketika tim favoritnya masuk semifinal atau final. Bahkan saat ada tim yang berpeluang juara, permintaan jersey biasanya meningkat tajam,” ungkapnya.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen ini juga akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, setelah jumlah peserta diperluas menjadi 48 tim.
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang empat tahunan tersebut mulai membawa berkah bagi pedagang perlengkapan olahraga di Kota Kediri.
Mereka berharap tren peningkatan penjualan terus berlanjut hingga turnamen berlangsung.






