Metaranews.co, Bali – Persik Kediri kembali gagal meraih poin dalam lanjutan kompetisi Super League 2026/2027. Bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (8/11), skuad Macan Putih harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-3.
Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Persik Kediri menjadi tiga kekalahan beruntun. Sebelumnya, tim asuhan Marcos Reina Torres itu juga gagal mengamankan poin dalam dua pertandingan terakhir.
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengakui hasil pertandingan tersebut mengecewakan. Menurutnya, sejumlah kesalahan yang dilakukan pemain membuat Bali United mampu memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.
Meski demikian, Marcos menilai anak asuhnya sebenarnya berusaha tampil menyerang dan sempat menciptakan sejumlah peluang. Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol.
“Bali United bermain bagus dan mereka sudah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi strategi Kediri. Hasil ini memang mengecewakan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar dan mencoba strategi serta pola permainan yang berbeda,” ujarnya usai pertandingan.
Marcos juga menyoroti kondisi lini pertahanan Persik yang semakin terbatas setelah Jeon Hyeon-park mendapat kartu merah. Sebelumnya, Persik telah kehilangan Marcelo Djalo dan Francisco Pereira Carneiro akibat akumulasi kartu.
Ia mengakui kehilangan Park menjadi kerugian bagi tim. Namun, Marcos berharap kembalinya Kiko dan Marcelo dapat memperkuat kembali sektor pertahanan Persik untuk pertandingan berikutnya.
Sementara itu, pemain Persik Kediri Imanol Garcia mengakui seluruh pemain kecewa dengan hasil yang diperoleh. Ia menilai tim terlalu mudah kebobolan karena beberapa pemain Bali United mendapat ruang bebas untuk mengembangkan serangan.
“Kami kebobolan dengan mudah. Ada beberapa momen ketika pemain Bali United berdiri bebas. Kami juga memiliki beberapa peluang, tetapi sayangnya tidak membuahkan hasil,” ungkapnya.
Imanol menambahkan, Persik sebenarnya berusaha bangkit pada babak kedua. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Kini, para pemain diminta segera memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum menghadapi pertandingan berikutnya melawan PSIM Yogyakarta.
Imanol berharap Persik bisa memanfaatkan waktu persiapan untuk kembali tampil maksimal dan mengakhiri tren kekalahan.






