Lagi, Jemaah Haji Asal Jombang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Jemaah Haji Jombang
Caption: Muhammad Aman saat menunjukkan foto Rani Wardi, jemaah kloter 79 yang meninggal dunia di Tanah Suci, Rabu (5/7/2023). Doc: Karimatul Maslahah/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Jombang – Satu jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang tergabung dalam kloter 79 meninggal dunia usai melakukan rukun-rukun ibadah haji di Tanah Saci Makkah.

Plt Kasi Penyelanggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Jombang, Ilham Rohim mengatakan, jemaah yang meninggal dunia tersebut yakni Rani Wardi, warga Dusun Padar Kidul, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Bacaan Lainnya

“(Rani) meninggal pada Selasa 4 Juli 2023 kemarin sekitar pukul 18.50 WIB. Beliau sudah melakukan amalan rukun wajib haji, insyaallah sudah sempurna,” ujarnya, Rabu (5/7/2023).

Dijelaskan Ilham, kematian Rani disebabkan oleh penyakit sesak nafas. Sebelum meninggal Rani sempat mendapatkan perawatan dari tim medis.

“Sempat kurang sehat kemudian ditangani tim medis di Arab Saudi. Penyebabnya sesak nafas,” bebernya.

Terpisah, Muhammad Aman anak ketiga dari Rani menuturkan bahwa gejala sesak nafas sebelumnya tidak pernah dialami oleh ibunya.

“Setahu saya ibu tidak punya sesak nafas dari kecil sampai berangkat ke Tanah Suci,” katanya.

Aman bercerita, dua jam sebelum kematian ibunya ia sempat berkomunikasi dan membahas terkait uang yang pernah Rani pinjam, yakni sejumlah Rp 500 kepada seseorang.

“Karena ibu bilang tidak ingin punya tanggungan, akhirnya saya disuruh melunasinya,” jelasnya.

Setelah berkomunikasi, selang dua jam kemudian kabar duka datang. Kini jenazah Rani telah dimakamkan di Tanah Suci.

“Kabar terakhir jenazah sudah dimakamkan di sana,” pungkas Aman.

Untuk diketahui, Rani bukanlah satu-satunya jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang meninggal dunia di Tanah Suci.

Sebelumnya, M Sholichan, warga Desa Kedawong, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, yang juga berangkat haji tahun ini meninggal pada Sabtu (1/7/2023) malam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *