metaranews.co, Kabupaten Jombang — Ada hal menarik dalam pidato penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026).
Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sama-sama menyinggung angka 8.
Prabowo lebih dulu mengungkap kemunculan angka 8 yang menurutnya terus muncul dalam momentum Muktamar ke-35 NU. Bahkan, ia mengaitkannya dengan Gus Kikin yang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031.
“Hari ini memang hari besar. Saya sudah katakan tadi, ternyata Gus Kikin juga tidak kita cari-cari, tapi angkanya muncul. Ternyata angka 8 muncul terus,” kata Prabowo saat berpidato.
Prabowo kemudian menyebut ada dua angka yang selalu muncul dalam kehidupannya.
“Saya ini dua angka yang selalu muncul, 8 dan 13,” ujarnya.
Menariknya, dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum PBNU terpilih, Gus Kikin justru ikut mengungkap sejumlah hal tentang dirinya yang memiliki unsur angka 8.
Gus Kikin bahkan menyebut kemunculan angka tersebut membuatnya merasa memiliki kecocokan dengan Prabowo.
“Saya kebetulan banyak hari spesial dalam rangka masa-masa muktamar ini. Dan saya nampaknya banyak kecocokan dengan Bapak, karena juga banyak unsur delapannya,” kata Gus Kikin di hadapan Prabowo.
Ia kemudian membeberkan sejumlah “angka 8” yang berkaitan dengan dirinya. Gus Kikin menyebut dirinya lahir pada tanggal 17, yang jika dijumlahkan menjadi angka 8. Bulan kelahirannya juga memiliki unsur angka 8, begitu pula tahun kelahirannya.
“Tanggal lahir saya 17, jumlahnya 8, bulannya juga 8, tahunnya juga 58,” tuturnya.
Bukan hanya tanggal kelahiran, Gus Kikin juga mengaitkan angka 8 dengan perjalanan dirinya di lingkungan pesantren. Ia menyebut mendapat amanah menjadi pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng yang ke-8.
“Dan saya kebetulan diamanahi Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng yang ke-8,” ujarnya.
Di hadapan Prabowo dan peserta Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin kemudian melontarkan gurauan mengenai kecocokan angka tersebut dengan Presiden Prabowo.
“Jadi rasanya saya tidak berlebih mencocokkan ini, semuanya cocok, tinggal nasibnya agak beda, Pak,” kata Gus Kikin yang disambut suasana hangat dalam forum tersebut.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam rangkaian penutupan Muktamar ke-35 NU. Angka 8 yang sebelumnya disinggung Prabowo kemudian kembali muncul dalam pidato Gus Kikin setelah dirinya resmi terpilih memimpin PBNU periode 2026-2031. (***)
Penulis : Karimatul Maslahah
Editor : Imam Mubarok






