Asyiknya Mondok Ramadan Sambil Berwisata di Kampung Coklat Blitar

Kampung Coklat Blitar
Caption: Ribuan siswa mengikuti Pondok Ramadan di Kampung Cokelat Blitar, Selasa (19/3/2024). Doc: Bahtiar/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Blitar – Sebanyak 10 ribu siswa mengikuti Pesantren Ramadan atau Pondok Ramadan di Kampung Coklat, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Di Pondok Ramadan ini para siswa bisa tadarus Al-Qur’an sembari berwisata dan menikmati keindahan Kampung Coklat.

Bacaan Lainnya

Pondok Ramadan di Kampung Coklat Blitar ini terasa berbeda. Anak-anak tampak lebih ceria dan antusias untuk mengikuti setiap kegiatan Pondok Ramadan.

Bukan hanya membaca Al-Qur’an, para siswa juga diberikan materi tentang amalan Ramadan. Selain itu, mereka juga diajak menonton film tentang teladan nabi dan rasul.

“Senang, banyak temannya. Baca Al-Qur’an bersama-sama dan belajar. Seru sekali,” ujar Kesya, salah satu siswa SD yang mengikuti Pondok Ramadan di Kampung Coklat Blitar, Selasa (19/3/2024).

Manager Penjamin Mutu Kampung Coklat, Ahmad Izzuddin menjelaskan, program Pondok Ramadan baru pertama kali digelar tahun ini. Tujuannya sebagai sarana edukasi bagi para siswa saat Ramadan.

“Kami memfasilitasi siswa dan lembaga sekolah untuk mengisi kegiatan Ramadan. Salah satunya dengan Pondok Ramadan ini. Kami menyediakan tempat, fasilitas, dan juga pendamping bagi mereka,” terangnya.

Ada berbagai kegiatan yang disediakan untuk siswa saat Pondok Ramadan. Pihaknya menyesuaikan kegiatan sesuai dengan program Kemenag RI, termasuk mengajak anak mencintai Ramadan, menjaga silaturahmi, dan sebagainya.

“Yang jelas kami sesuaikan dengan program dari Kemenag, jadi kegiatan Pondok Ramadan tetap seru bagi siswa,” tutur Ahmad.

Hingga saat ini, kata Ahmad, ada sekitar 10 ribu peserta yang terdaftar dalam kegiatan Pondok Ramadan di Kampung Coklat Blitar.

Mereka terdiri dari siswa TK, SD, SMP, dan SMA sederajat. Ribuan siswa itu mengikuti Pondok Ramadan sejak hari kedua hingga hari ke-23 Ramadan.

Menurut Ahmad, kegiatan Pondok Ramadan disesuaikan dengan masing-masing lembaga sekolah. Seperti Pondok Ramadan dari pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WIB. Ada pula yang hingga setelah salat tarawih, hingga ada yang menginap.

“Per hari rata-rata ada sekitar 500 sampai seribu siswa. Hari ini ada sekitar seribu lebih didampingi dengan bapak ibu guru,” imbuhnya.

Ahmad mengatakan, siswa juga diperkenankan untuk bermain di wahana yang ada di Kampung Coklat, sehingga anak-anak tidak merasa bosan saat mengikuti Pondok Ramadan, dan tetap merasa nyaman beribadah bersama rekan-rekannya.

Pos terkait