Kisah Yeni yang Tekuni Jasa Nyanting Batik Panggilan di Kabupaten Kediri, Tergiur Gaji Besar

Jasa Nyanting Batik Panggilan
Caption: Yeni Sugiarti saat mencanting di Hotel Lotus Kediri, Senin (2/9/2023). Doc: Anis/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Jasa nyanting batik panggilan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dianggap sebagai salah satu sektor yang menggiurkan, karena honornya cukup besar.

Di antara yang menekuni jasa nyanting batik panggilan di Bumi Panjalu, nama lain Kabupaten Kediri, ialah Yeni Sugiarti (29), perempuan asal Desa Dadapan, Kecamatan Ngasem.

Bacaan Lainnya

Alumnus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan marketing itu memilih menekuni sektor jasa ini karena tergiur dengan honor yang dinilai cukup besar.

“Gajinya banyak,” kata Yeni saat ditemui Metaranews.co di acara pameran Hari Batik Nasional di Hotel Lotus Kediri, Senin (2/9/2023).

Yeni mengaku belajar mencanting secara otodidak, dengan cara mengamati koleganya.

“Melihat orang nyanting gajinya kok lebih banyak, akhirnya belajar nyanting,” tuturnya.

Untuk mengerjakan satu lembar kain batik, Yeni perlu waktu sekitar dua jam. Di antara motif yang sering digarap Yeni seperti Parang, Kawung, Lidah Api atau Grinsing.

“Paling sulit Kawung, karena rumit motifnya,” bebernya.

Menurut Yeni, saat ini ada empat galeri batik di Kabupaten Kediri yang menggunakan jasanya selaku penyedia jasa nyanting panggilan. Di mana Yeni dibayar antara Rp75.000 – Rp100.000 per kain.

“Satu hari paling tidak ada satu tempat dan target dua kain, insyaallah cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Pos terkait