Mahasiswa UB Kediri Turun ke Jalan: Tuntut Keadilan Andre Yunus, Desak Pengadilan Dibuka Terang-Benderang

UB Kediri
Caption: Aksi unjuk rasa mahasiswa UB Kediri di sekitar Taman Sekartaji, Mojoroto, Kota Kediri, Jumat (10/4/2026) sore. Doc: Ubaidillah/Metaranews.co

Metaranews.co, Kota Kediri – Puluhan mahasiswa PSDKU Universitas Brawijaya Kediri menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Taman Sekartaji, Kota Kediri, Jumat (10/4/2026) sore.

Para mahasiswa datang mengenakan setelan hitam dan membentangkan banner bertuliskan “Bebaskan Tapol” dan “Usut Tuntas”.

Bacaan Lainnya

Tak hanya berkumpul, mahasiswa juga melakukan orasi di bawah Patung Sudanco Supriyadi.

Mereka menuntut keadilan untuk Andre Yunus, aktivis yang menjadi korban penyiraman air keras oleh sejumlah aparat TNI, serta menyoroti berbagai kasus yang tengah berjalan di Indonesia.

Koordinator aksi, Pramukya Nagata Pragiwaksana, mengatakan aksi kali ini digelar untuk menuntut pemerintah atas kasus penyiraman air keras yang diduga melibatkan sejumlah oknum TNI di Jakarta.

“Ini adalah aksi solidaritas kepada kawan kita Andre Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras,” jelas Nagata, Jumat (10/4/2026).

Ia menegaskan, aksi di Kediri ini ditujukan kepada TNI dan Polri, sekaligus untuk membuka kesadaran publik agar turut mengawal proses hukum kasus tersebut.

Selain menuntut keadilan, para mahasiswa juga mendesak transparansi dalam proses peradilan militer yang saat ini tengah berjalan.

“Yang jelas kita minta pelaku dihukum seadil-adilnya, jika misal nanti pelaku dihukum 12 tahun penjara itu tidak adil karena itu tidak sebanding dengan cacat permanen yang diderita korban,” katanya.

Aksi di kawasan Taman Sekartaji ini dimulai pukul 16.45 WIB.

Pos terkait