Metaranews.co, Kabupaten Tulang Bawang — Bupati Tulang Bawang, Qodartul Ikhwan, menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus peresmian gedung Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (28/4/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kegiatan berlangsung di Gedung UMJ, Jalan Lintas Timur, Tiyuh Tohou, Kampung Tiuh Tohou, Kecamatan Menggala.
Sejumlah pejabat tampak hadir dalam kegiatan ini, antara lain perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Gubernur Lampung, Bupati Tulang Bawang Barat, Bupati Mesuji, Ketua DPRD Tulang Bawang, jajaran kepolisian, kejaksaan, TNI, dan lainnya.
Peresmian gedung ini menjadi momentum penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Lampung, khususnya bagi wilayah Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji.
Kehadiran kampus ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ma’mun Murod Al-Barbasy, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan kampus tersebut.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, termasuk penyediaan lahan hibah.
“Kehadiran Universitas Muhammadiyah Jakarta di Tulang Bawang merupakan bagian dari komitmen kami dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas, sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Ma’mun berharap kampus tersebut tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga berkembang sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia, riset, serta pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Tulang Bawang, Qodartul Ikhwan, menegaskan bahwa kehadiran UMJ merupakan langkah strategis dalam pembangunan sektor pendidikan di daerah.
“Kehadiran Universitas Muhammadiyah Jakarta di Tulang Bawang menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi yang terjangkau bagi masyarakat,” tutur Qodartul.
Qodartul menambahkan, pemerintah daerah telah memberikan dukungan nyata melalui hibah lahan serta berharap pengelolaan kampus dilakukan secara profesional dan berorientasi pada mutu.
Ia juga mendorong sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyoroti masih rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi di provinsi tersebut.
“Saat ini, angka lulusan SMA/SMK/MA di Lampung yang melanjutkan ke perguruan tinggi masih sekitar 22 persen. Ini menjadi pekerjaan besar bagi kita semua,” jelas Jihan.
Menurut Jihan, kehadiran UMJ di Tulang Bawang diharapkan menjadi solusi atas kendala akses dan biaya pendidikan, khususnya bagi masyarakat di daerah.
“Kehadiran UMJ di Tulang Bawang semakin memperkuat posisi tersebut, sekaligus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi bagi kebutuhan pembangunan daerah,” tambah Jihan.






