Iduladha 2026, PDI Perjuangan Situbondo Bagikan Daging Kurban untuk Ratusan Wong Cilik

Situbondo
Caption: Pemotongan daging kurban dari DPC PDI Perjuangan Situbondo, Kamis (28/5/2026). Doc: Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Situbondo – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyembelih tiga ekor sapi kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan tahunan tersebut digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Situbondo, sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat kecil.

Bacaan Lainnya

Ketua DPC PDI Perjuangan Situbondo, Andi Handoko, mengatakan penyembelihan hewan kurban merupakan wujud semangat gotong royong dan keberpihakan partai kepada wong cilik.

“PDI Perjuangan kembali meneguhkan dirinya sebagai partai wong cilik partai yang tidak sekadar hadir dalam ruang-ruang politik, tetapi juga hidup di denyut nadi rakyat kecil,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPC PDI Perjuangan Situbondo.

Menurut Andi, pelaksanaan kurban dilakukan dengan koordinasi antara struktur partai mulai tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten.

Ia menilai soliditas internal partai tetap terjaga di tengah berbagai dinamika politik dan sosial.

“Ini bukan semata tentang tata kerja organisasi, melainkan gambaran tentang soliditas yang tetap terjaga bahwa di tengah berbagai dinamika zaman, PDI Perjuangan tetap berdiri dalam satu barisan bersama rakyat,” tegasnya.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Situbondo itu menyebut hewan kurban bukan sekadar simbol perayaan keagamaan, melainkan lambang pengorbanan dan kebersamaan antara partai dengan masyarakat.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada ratusan warga di Situbondo.

“Daging kurban kemudian kami bagikan kepada ratusan warga Situbondo. Ini menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi wong cilik yang selama ini menjadi denyut utama perjuangan,” imbuh Andi.

Ia menegaskan kehadiran PDI Perjuangan di tengah masyarakat tidak boleh berhenti hanya saat momentum politik elektoral.

“PDI Perjuangan, kata Andi, selalu konsisten berjalan bersama rakyat. Ini bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi tentang bagaimana partai tetap hadir dan membersamai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

“Di Situbondo, perayaan kurban itu seolah menjadi penegas bahwa politik sejatinya bukan hanya perkara perebutan kekuasaan, melainkan tentang keberpihakan, tentang tangan yang tetap menjulur kepada rakyat kecil, dan tentang semangat gotong royong yang terus dijaga agar tidak pernah tercerabut dari akar kebangsaan,” pungkasnya.

Pos terkait