Hancur di Surabaya, Persik Kediri Pulang dengan Kekalahan Telak 5-0

Persik Kediri
Ilustrasi: Skuad Persik Kediri dalam momen salah satu laga di Super League 2025-2026. Doc: Persik Kediri

Metaranews.co, Kota Surabaya – Persik Kediri harus tertunduk lesu usai bertanding melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (23/5/2026) sore.

Dalam laga ini, skuad asuhan Marcos Reina kalah telak dengan skor akhir 5-0.

Bacaan Lainnya

Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit, Persebaya Surabaya langsung mengambil inisiatif serangan.

Mengandalkan motor serangan Francisco Rivera dan Toni Firmansyah di lini tengah, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut terus mengurung pertahanan Macan Putih.

Peluang pertama tuan rumah lahir pada menit ke-9 lewat sepakan jarak jauh Toni Firmansyah, yang sayangnya masih bisa diamankan oleh kiper Persik, Husna Al Malik.

Gelora GBT akhirnya bergemuruh pada menit ke-12. Berawal dari kerja sama apik di lini depan, Bruno Moreira melepaskan umpan matang ke area kotak penalti.

Malik Risaldi yang berdiri bebas tanpa kawalan langsung menyambar bola dengan tendangan terukur dari luar kotak penalti untuk merobek jala gawang Persik, mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal satu gol, Persik Kediri mencoba memberikan respons.

Tim tamu sempat mendapatkan peluang emas melalui umpan Ernesto Gomez yang berhasil disundul oleh Al Hamra Hehanussa, namun dewi fortuna belum berpihak karena bola membentur mistar gawang Ernando Ari.

Petaka kembali menghampiri Persik menjelang turun minum.

Pada menit ke-44, Bruno Moreira sukses menggandakan keunggulan Persebaya menjadi 2-0 lewat sepakan melengkung indahnya setelah memanfaatkan celah di lini belakang lawan. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, kendali permainan tetap dipegang oleh anak asuh Bernardo Tavares.

Gelombang serangan bertubi-tubi membuat lini belakang Persik Kediri yang dikomandoi Hamra Hehanussa kewalahan, dan mulai bermain agresif untuk menghentikan pergerakan pemain Persebaya.

Pada menit ke-64, Gustavo Fernandes memperlebar jarak menjadi 3-0 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Unggul tiga gol tidak membuat Bajul Ijo mengendurkan intensitas serangan.

Pemain pengganti Bruno Paraiba turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-80, untuk membawa Persebaya menjauh dengan keunggulan 4-0.

Pesta gol tuan rumah akhirnya ditutup oleh kapten tim, Bruno Moreira, yang mencetak gol keduanya pada menit ke-88, sekaligus mengunci kemenangan mutlak Persebaya Surabaya menjadi 5-0.

Tensi pertandingan yang tinggi khas derbi regional membuat wasit harus bekerja ekstra keras, dan mengeluarkan total sembilan kartu kuning sepanjang 90 menit laga berjalan.

Kubu Persik Kediri menjadi tim yang paling banyak mengoleksi hukuman dengan total enam kartu kuning, yang masing-masing diberikan kepada Novri Setiawan (50′), Jon Toral (52′), Muhamad Firly (54′), penjaga gawang Leonardo Navacchio (56′), Adrian Luna (56′), dan striker Yandi Sofyan pada menit ke-77.

Sementara itu, tim tuan rumah Persebaya Surabaya mendapatkan tiga kartu kuning dari kantong wasit.

Ketiga kartu tersebut dihadiahkan kepada sang striker Gustavo Fernandes pada menit ke-14, Paulo Gali Freitas pada menit ke-61, serta pemain bertahan Koko Ari Araya yang masuk menggantikan Catur Pamungkas di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-89.

Hingga peluit panjang ditiup, tidak ada gol tambahan maupun kartu merah yang keluar, memastikan kemenangan clean sheet bagi Persebaya.

Pos terkait