Khusnul Arif Harap Layanan Penerbangan Haji dan Umrah di Bandara Dhoho Dapat Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Khusnul Arif
Caption: Anggota DPRD Kabupaten Kediri, Khusnul Arif (baju hitam). Doc: Anis/Metaranews.co

METARA, Kabupaten Kediri – Anggota DPRD Kabupaten Kediri, Khusnul Arif, mengapresiasi pembangunan Bandar Udara (Bandara) Dhoho yang kabarnya sebentar lagi bakal diresmikan pemerintah.

Menurut Arif, keberadaan Bandara Dhoho diyakini dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri. Terlebih bandara bertaraf internasional ini rencananya bakal membuka rute penerbangan haji dan umrah.

Bacaan Lainnya

“Pemberangkatan umrah dan haji tersebut tidak hanya melayani warga Kabupaten Kediri, tentunya akan ada dari Kota Kediri, Kabupaten Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek, dan sekitarnya. Sekaligus agar produk perekonomian di sekitar Kabupaten Kediri juga akan bertumbuh,” kata Arif, Senin (1/1/2024).

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri itu menerangkan, prasyarat sebuah bandara membuka rute penerbangan internasional, khususnya haji dan umrah, tidak mudah.

Sebab, pengelola bandara harus menyiapkan berbagai sarana dan prasarana penunjang, salah satunya yakni asrama haji.

Jika rencana pembukaan rute penerbangan haji dan umrah terealisasi, maka Arif yakin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bakal mendapat untung besar, salah satunya akni meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Mungkin tahapan awal, minimal bisa melakukan pemberangkatan untuk umrah. Dengan demikian, saya meyakini PAD ini akan meningkat, dan secara umum ke depannya harapannya juga bisa untuk keberangkatan haji,” paparnya.

Selanjutnya, Arif yakin keberadaan Bandara Dhoho juga akan semakin memperlancar keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang jumlahnya mencapai ribuan setiap tahunnya.

“Jadi mereka (PMI) tidak perlu jauh-jauh untuk berangkat ke Juanda Surabaya, karena nanti di Kediri juga ada bandara. Selain itu di Kediri juga ada PJTKI resmi, dan beberapa PJTKI dari beberapa cabang. Dua peluang besar itulah manfaat bandara nanti akan diterima oleh masyarakat secara ekonomi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyebut Bandara Dhoho Kediri direncanakan beroperasi penuh pada bulan Januari atau Februari 2024.

Hal tersebut diutarakan Budi saat meninjau tahapan kalibrasi fasilitas Bandara Dhoho, Jumat (8/12/2023) silam.

Menhub Budi juga memberikan lampu hijau kepada Bandara Dhoho untuk melakukan pemberangkatan jamaah haji dan umrah.

Pos terkait