Melihat Ngaji Kilatan Ramadan di Ponpes Lirboyo Kediri, Diikuti 10.000 Santri

Ponpes Lirboyo
Caption: Ngaji kilatan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Doc: Ponpes Lirboyo

Metaranews.co, Kota Kediri – Kegiatan ngaji kilat pada momen Ramadan menjadi salah satu hal yang ditunggu-tunggu bagi para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri.

Jika biasanya ngaji memerlukan waktu bertahun-tahun, maka pada kegiatan ngaji kilat ini para santri bisa menempuh waktu yang lebih singkat, yakni hanya selama bulan suci Ramadan saja.

Bacaan Lainnya

“Jadi waktunya itu begitu singkat. Soalnya kalau santri itu untuk satu bulan mengaji bisa terhitung singkat. Biasanya ngaji itu bisa bertahun-tahun, bahkan bisa berpuluh-puluh tahun,” ujar Ketua Panitia Ramadan Ponpes Lirboyo Kediri, Muhammad Zakkiyu Nuha, Sabtu (16/3/2024).

Nuha mengatakan, keistimewaan ngaji kilatan ini yakni dilakukan secara klasikal, yang dipimpin langsung oleh Kiai Ponpes Lirboyo.

Bukan hanya santri Ponpes Lirboyo, program ngaji kilat ini dibuka untuk umum, bagi siapapun yang ingin mengaji.

“Jadi biasanya banyak dari santri-santri dari luar Pondok Lirboyo. Karena kan kalau pesantren itu kebanyakan kalau puasa itu libur belajar-mengajarnya, akhirnya dari pesantren lain itu berbondong-bondong untuk ke Lirboyo,” jelasnya.

Menurut Nuha, ngaji kilat ini biasa dianggap para santri sebagai momentum untuk ngalap berkah atau mencari barokah dari seorang guru.

Memiliki banyak guru, lanjut Nuha, merupakan keistimewaan tersendiri bagi para santri.

Nuha menuturkan, pihaknya mencata ada sekitar 10.000 pendaftar pada program ngaji kilat ini. Mereka ngaji di beberapa titik di lingkungan Ponpes Lirboyo.

“Sepuluh ribuan santri yang ikut ngaji di bulan Ramadan tahun ini,” sebut Nuha.

Pos terkait