Pembangunan Jembatan Jongbiru Kediri Masuk Tahap Pengetesan Tiang Pancang

Ikon Jembatan Jongbiru
Caption: Sejumlah anak-anak melihat-lihat lokasi pembangunanJembatan Jongbiru di Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Senin (23/10/2023). Doc: Anis/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Pembangunan Jembatan Jongbiru Kediri memasuki tahap test pile atau pengetesan tiang pancang di sisi barat sungai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra mengatakan, jembatan yang dibangun oleh Kementerian PUPR dan dilaksanakan oleh Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) itu ditargetkan rampung tahun depan.

Bacaan Lainnya

“Pelaksanaannya dari Balai Besar Jalan Nasional (BPJN), sekarang masih proses tes pile di sisi barat jembatan,” kata Irwan, Senin (23/10/2023).

Irwan mengungkapkan, pengetesan tiang pancang itu dinilai sangat perlu dilakukan untuk mengukur gesekan di kedalaman jembatan.

Petugas perlu mengukur gesekan tersebut sebelum tiang pancang jembatan dipasang.

Ia menyampaikan, sebenarnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri hendak menggelar ground breaking sebelum pengetesan tiang pancang tersebut.

Namun karena harus meminta izin ke Kementerian PUPR, maka pihaknya masih menunggu balasan surat tersebut.

“Ini masih menaikkan surat ke kementerian, untuk ground breaking masih butuh izin,” jelasnya.

Jembatan Jongbiru dibangun menggunakan anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai Rp 35 miliar.

Irwan menuturkan, pembangunan jembatan tersebut beriringan dengan pelebaran jalan yang berada di Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo.

Totak ada 59 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut yang terdampak pembebasan lahan untuk pelebaran jalan.

“Jalannya juga termasuk IJD, tetapi dengan paket yang berbeda. Namun itu juga masih satu rangkaian kegiatan, hanya beda paket. Sementara itu jalan target selesai Desember, kalau jembatannya karena kontraknya multi tahun, tahun depan baru selesai,” pungkasnya.

Pos terkait