Pemkab Kediri Klaim Ada Investor Tertarik Bangun Hotel Bintang Lima di Dekat Bandara

Hotel Bintang Lima Kediri
Caption: Salah satu sudut Bandara Kediri. Doc: Anis/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri tengah berupaya melengkapi persyaratan pembukaan rute penerbangan haji dan umrah melalui Bandara Kediri.

Bandara Kediri memang rencananya melayani rute penerbangan Kediri – Jeddah, Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

Namun jika ingin bisa membuka rute penerbangan haji dan umrah, maka di wilayah Kediri harus tersedia fasilitas hotel bintang lima.

Keberadaan hotel bintang lima ini merupakan salah satu syarat dari maskapai penerbangan internasional.

“Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah menanyakan terkait jumlah hotel yang ada di Kediri. Pertanyaan itu ditujukan untuk kapasitas atau kelas hotel yang besar, bintang lima,” ujar Asisten I Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kediri, Sukadi, Rabu (13/12/2023).

Sukadi menjelaskan, saat ini ada dua hotel besar di wilayah Kediri Raya, namun keduanya belum memenuhi kriteria hotel bintang lima.

Menurut Sukadi, saat berkunjung ke Bandara Kediri beberapa waktu lalu, Menhub Budi juga sempat meminta data jumlah kamar hotel di Kediri dan fasilitas yang tersedia.

Namun saat itu Sukadi belum bisa menjawab, karena perlu menanyakan hal tersebut ke pihak hotel terkait.

Terkait belum adanya hotel bintang lima di wilayah Kediri, Sukadi tak khawatir. Sebab, kata dia, telah ada investor yang berencana membangun hotel bintang lima di dekat kawasan bandara.

“Di tanah milik Pemkab Kediri, kawasan bandara akan ada investor yang akan membangun hotel bintang lima,” jelas Sukadi.

Sukadi menuturkan, investor tersebut akan membangun hotel bintang lima di atas tanah milik Pemkab Kediri, yang berada di dekat jalan masuk ke Bandara Kediri di Kecamatan Tarokan.

Namun Sukadi enggan membeberkan nama investor yang dimaksud.

“Yang jelas (investornya) dari Jakarta,” ujarnya.

“Jadi adanya hotel bintang lima itu terkait penerbangan dari Arab Saudi ke Indonesia maupun sebaliknya itu di sana (hotel) sudah bisa masuk,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Menhub Budi saat berkunjung ke Bandara Kediri pada Jumat (8/12/2023) lalu memberikan lampu hijau ke Bandara Kediri untuk membuka rute penerbangan umrah dan haji.

Bandara yang memiliki panjang runway 3.300 m x 45 meter dan mampu didarati segala jenis pesawat tersebut dinilai telah memenuhi standar penerbangan kelas internasional.

“Kami sudah akan memberikan izin untuk ibadah haji, dan sudah dilengkapi dengan hotel dan syarat-syaratnya,” pungkasnya.

Pos terkait