Petugas PPS Kediri Tewas Usai Pingsan di Parit, Polisi Simpulkan karena Kecelakaan

Petugas PPS Kediri
Caption: Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha, saat ditemui di Mako Polres Kediri, Senin (7/8/2023). Doc: Anis/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri mengungkap hasil autopsi AD (25), warga Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Sebelumnya, AD yang juga tercatat sebagai petugas PPS meninggal dunia di rumah sakit setelah ditemukan tergeletak di saluran irigasi Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Minggu (6/8/2023) kemarin.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha menjelaskan, hasil autopsi menyatakan korban yang juga petugas PPS mengalami luka dalam di bagian kepala, sehingga disimpulkan kematiannya karena kecelakaan.

“Hasil autopsi  korban ditemukan gagar otak, retakan sisi kepala sebelah kanan sampai sebelah kiri bagian tengkorak sepanjang 24 sentimeter. Disimpulkan bahwasanya kematian korban ini adalah kecelakaan,” kata Rizkika saat ditemui di Mako Polres Kediri, Senin (7/8/2023).

Rizkika mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa enam saksi dalam perkara ini, termasuk tiga rekan korban yang sebelumnya berkumpul bersama.

Tiga rekan korban membenarkan bersama korban dalam rentang waktu Sabtu (5/8/2023) pukul 23.00 WIB hingga Minggu (6/8/2023) pukul 02.30 WIB. Mereka bersama-sama di tempat hiburan malam dan menenggak minuman berlakohol.

Di tempat hiburan malam itu salah satu rekan korban mabuk berat.

Mengetahui hal itu, korban dan kedua rekannya yang lain berinisiatif mengantarkan pulang ke rumahnya di daerah Gampengrejo. Mereka mengantar pulang memakai dua motor, salah satunya milik si pemuda yang mabuk berat tersebut.

“Diantarkanlah (rekan korban yang mabuk berat) pulang,” jelasnya Rizkika.

Usai mengantar, korban dan kedua rekannya lantas balik ke tempat hiburan malam mengendarai motor berboncengan tiga orang. Saat itu korban ada di paling belakang.

Nahas, mereka diserempet orang tidak dikenal yang juga mengacungkan sebilah celurit. Kaget, motor yang mereka kendarai lantas menabrak tiang listrik dan terjatuh.

“Pada perempatan Ngasem ke arah TKP yang bersangkutan motornya diserempet (orang tak dikenal) ke sisi kanan, dan dihantamkan tiang listrik dan terjatuh, itu memang benar sesuai keterangan saksi,” beber Rizkika.

Terkait kasus ini, Rizkika menuturkan bahwa pihaknya telah melimpahkan ke Satuan Lalu Lintas Polres Kediri, karena korban diduga meninggal karena kecelakaan.

Sementara terkait kebenaran sosok orang tak dikenal itu, Rizkika menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Adapun yang menjadi kendala, para saksi saat itu berada dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Belum dapat dipastikan kepada rekan saksi korban tersebut, karena mereka dalam kondisi mabuk, dan kita sudah mengambil sampel darah maupun urine korban, juga kepada saksi-saksi korban yang ikut bersama korban malam itu,” pungkas Rizkika.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *