Ekonomi Sulit, Omset Toko Seragam Sekolah di Kota Kediri Menurun Drastis

Metaranews.co, Kediri – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, sejumlah toko seragam sekolah di Kota Kediri mulai dipadati pembeli. Namun, di tengah meningkatnya kebutuhan perlengkapan sekolah, pedagang mengaku daya beli masyarakat tahun ini mengalami penurunan.

‎Salah satunya dirasakan Muasih Setiawati, pemilik Toko Monalisa di Jalan Stasiun Utara Ruko, Kota Kediri. Ia mengatakan peningkatan jumlah pembeli mulai terasa dalam sejak 10 hari terakhir.

Bacaan Lainnya

‎”Sudah mulai ramai sekitar 10 hari ini. Tapi sekarang rata-rata pembeli hanya membeli satu sampai dua setel seragam. Kalau dulu bisa tiga setel,” ujar Muasih ditemui di tokonya, Senin (6/7/2026).

‎Menurutnya, jumlah pembeli juga menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, toko miliknya melayani sekitar 70 hingga 100 pembeli per hari. Padahal pada musim penerimaan siswa baru di tahun-tahun sebelumnya, jumlah pembeli dapat mencapai sekitar 200 orang per hari.

‎”Kalau sekarang sehari sekitar 70 sampai 100 pembeli. Dulu bisa sampai 200 pembeli. Mungkin karena kondisi ekonomi sekarang agak sulit, sehingga pendapatan masyarakat berkurang dan pembelian seragam juga ikut dikurangi,” katanya.

‎Meski demikian, Muasih bersyukur sejumlah sekolah tidak mewajibkan pembelian seragam umum di sekolah. Orang tua masih bisa membeli seragam putih-biru, putih-abu, maupun pramuka di toko, sedangkan seragam olahraga dan seragam khas sekolah umumnya dibeli melalui pihak sekolah.

‎Sementara itu, salah seorang pembeli, Reni, mengaku membeli seragam pramuka untuk putrinya yang akan masuk kelas X SMK. Ia hanya membeli seragam yang belum disediakan oleh sekolah.

‎”Saya beli seragam pramuka saja, harganya sekitar Rp200 ribu satu set. Yang lainnya dari sekolah. Saya beli di sini karena rekomendasi teman, jadi lebih mudah kalau ada yang perlu ditanyakan,” ujar Reni.

‎Pedagang memperkirakan puncak penjualan seragam akan terjadi beberapa hari menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar, ketika orang tua melengkapi kebutuhan sekolah anak-anak mereka.

Pos terkait