Ketua PSSI Buka Suara Soal Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Dilarang Laga Kandang

Metaranews.co
Logo PSSI.

Metaranews.co, Malang – Sanksi berat menanti Arema FC. Hal ini dikarenakan adanya tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang meninggal dunia pascalaga Arema FC Vs Persebaya Surabaya. Kejadian ini disinyalir karena adanya tembakan gas air mata dari kepolisian ke tribun penonton.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, menyatakan bahwa Arema FC dilarang menggelar laga kandang sampai akhir Liga 1 2022/2023. Klub berjuluk Singo Edan akan menjalani laga tanpa suporter dan laga usiran. Hukuman dari PSSI ini karena adanya kerusuhan suporter saat Arema FC kalah melawan Persebaya Surabaya.

Bacaan Lainnya

Berdasar pantauan wartawan, suporter tidak sampai berbuat rusuh namun tetap berujung gesekan dengan aparat. Banyak terjadi konfrontasi antar suporter dan aparat hingga kemudian polisi menembakkan gas air mata. Tak hanya ke arah lapangan, gas air mata juga ditembakkan mengarah ke tribun dan membuat tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

Hal ini berakibat suporter yang berada di tribun berusaha menyelamatkan diri dari kepulan asap gas air mata. Sayangnya, kapasitas pintu keluar yang kecil membuat para suporter berdesakan hingga akhirnya terjatuh dan terinjak-injak dalam tragedi Kanjuruhan.

Pekatnya gas air mata juga membuat mereka kesulitan bernafas dan meninggal dunia. Total sejauh ini, 129 orang dikatakan meninggal dunia dan 180 dalam perawatan. Jumlah korban jiwa terbesar sepanjang sejarah sepak bola di Indonesia.

Iriawan menyebut Arema FC menyebutkan dari hasil investigasi tim PSSI, tim berjuluk Singo Edan itu dihukum tidak boleh menggelar laga kandang di sisa musim BRI Liga 1 2022/23.

”Kami turut bersimpati atas insiden itu. PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan,” ujar Iriawan dalam keterangan persnya.

Seperti diketahui, Arema FC kalah dari Persebaya Surabaya, 2-3. Dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 itu, gol Persebaya dicetak Silvio Junior (8′), Leo Lelis (32′), dan Sho Yamamoto (51′). Sementara gol balasan Arema datang dari sentuhan brace Abel Camara (42′ dan 45+1′).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *