Polisi Apresiasi Mbah Poniten Karena Gagalkan Penjambretan di Pagu Kediri

Metaranews.co
Apresiasi dari Polsek Pagu. (istimewa)

Metaranews.co, Kediri – Keberaniannya dalam menghadapi jambret di Kecamatan Pagu, membuat Poniten, seorang nenek 62 tahun mendapatkan apresiasi dari Kapolsek Pagu, AKP Agus Sudarjanto. Poniten yang bekerja sebagai penjual nasi ini mendapatkan bantuan sembako dari polisi dengan balok tiga di pundak.

Agus menyebut sosok wanita itu sebagai contoh Kartini pemberani, yang meski sudah berusia lanjut tetap berani melawan kejahatan. Mbah Poninten bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berani melawan tindakan kejahatan.

Bacaan Lainnya

“Dengan pemberian apresiasi ini semoga bermanfaat,” kata Agus.

Mbah Poninten saat ditemui, tampak sumringah serta senang mendapat kunjungan dan apresiasi dari jajaran Polsek Pagu. Mbah Poninten mengungkapkan keberhasilannya menggagalkan aksi jambret itu berawal dari kewaspadaan dirinya yang curiga dengan tawaran ceker ayam oleh jambret.

“Terima kasih kepada Polsek Pagu, saya tidak bisa membalas Gusti Allah yang membalas,” tutur Mbah Poninten.

 

Pencuri Berusaha Kelabuhi Poniten dengan Beri Makanan

Seperti yang  diberitakan sebelumnya, Poninten pada saat kejadian yang menimpanya Selasa (19/4/2022) sore. Pada saat itu ia berada di depan rumah dan tiba-tiba didatangi oleh pelaku. Ia menceritakan, pelaku mengendarai sepeda motor kemudian berhenti menawarkan ceker ayam kepadanya.

“Kok aneh, ada orang tiba-tiba menawarkan ceker ayam. Terus kemudian pelaku itu menarik kalung saya. Ya saya lawan terus saya tarik jas hujannya. Jambretnya jatuh saya berteriak-teriak minta tolong,” cerita poninten.

Pelaku adalah Bima Crossdani (31) warga Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Ia ditangkap warga dan diserahkan ke polisi. Saat ini pelaku mendakam di Polsek Pagu untuk menjalani proses hukum.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *