Benarkah Minum Kopi Mencegah Kantuk? Ini Jawabannya

Makanan dan Minuman untuk Mulut
Kopi. (Freepik)

Metaranews.co, TravelBenarkah minum kopi mencegah kantuk Pertanyaan itu mungkin sering muncul bagi kamu yang memang tidak begitu menyukai kopi.

Namun, tidak salah jika pertanyaan benarkan minum kopi mencegah kantuk? Selalu muncul? Mau tahu jawabannya? Simak dan perhatikan.

Bacaan Lainnya

Kopi hitam, kopi susu, kopi instan, dan kopi yang diracik dengan berbagai topping tentunya sudah tidak asing lagi bagi para penggemar minuman yang satu ini.

Sebagian orang bahkan merasa ada yang kurang jika belum menyeduh dan mengonsumsi secangkir kopi di pagi hari.

Setelah minum kopi, sebagian orang akan merasa lebih segar, ide kreatif kembali muncul, dan energi seolah terisi kembali. Selain itu, minum kopi juga sering dianggap sebagai pengusir kantuk.

Sebenarnya ngantuk adalah hal yang wajar, apalagi jika sedang bosan, kurang tidur, atau sedang lelah dan minum kopi memang bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa kantuk sementara.

Pilihan minum kopi adalah gerak cepat, karena rasa kantuk yang datang tiba-tiba saat beraktivitas tentu bisa mengganggu dan menurunkan produktivitas Anda dalam bekerja.

Namun, perlu Anda ketahui, berikut fakta di balik menyeruput secangkir kopi. Rasa kantuk yang terasa hilang dan badan terasa segar setelah minum kopi terjadi karena kandungan kafein dalam minuman ini.

Kafein adalah zat stimulan yang merangsang kerja dan aktivitas sistem saraf.

Efek segar dan hilang rasa kantuk biasanya akan mulai terasa sekitar 30 menit setelah minum kopi dan efeknya bisa bertahan sekitar 5-6 jam. Namun, hal ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, ya.

Kadar Kopi

Satu hal lagi yang perlu Anda ketahui, bahwa kadar kafein dalam setiap kopi juga bisa berbeda-beda. Hal ini tergantung dari jenis biji kopi, cara pengolahan atau proses roasting, jenis pengolahan kopi, dan takaran saji.

Jika dijelaskan lebih lanjut perbedaan kadar masing-masing jenis kopi adalah sebagai berikut :

  • Secangkir kopi hitam murni berukuran 240 ml mengandung sekitar 70–140 mg kafein.
  • Secangkir kopi espresso berukuran 30–50 ml mengandung 63 mg kafein.
  • Segelas kecil espresso dengan campuran susu, seperti latte, cappucino atau macchiatos, mengandung 63 mg kafein dan segelas besar mengandung 125 mg kafein.
  • Secangkir kopi instan berukuran 240 ml mengandung 30–90 mg kafein
  • Segelas kopi tanpa kafein 240 ml mengandung 0–7 mg kafein.
  • Untuk mendapatkan efek segar dan menghilangkan rasa kantuk, jangan lupa perhatikan waktu konsumsinya.
  • Mengkonsumsi kopi di pagi hari sekitar pukul 09.00-11.00 dinilai dapat meningkatkan kadar hormon kortisol yang membuat Anda terjaga dan merasa lebih segar.

Jadi minum kopi bisa menghilangkan rasa ngantuk, memang benar ya. Namun, perlu diingat jika rasa kantuk yang datang karena kelelahan atau kurang tidur, maka minum kopi tidak menggantikan fungsi istirahat atau tidur.

Selain itu, minum kopi juga tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Batasan asupan kafein yang wajar per hari adalah tidak boleh lebih dari 400 mg atau sekitar maksimal 4 cangkir berukuran 240 ml kopi hitam murni seduh (brewed coffee).

Efek Samping Minum Kopi

Ada banyak efek samping minum kopi yang bisa terjadi. Efek ini bisa terjadi pada seseorang yang tidak terbiasa minum kopi atau jika konsumsinya berlebihan. Beberapa efek samping tersebut adalah sebagai berikut:

  • Sakit kepala
  • Susah tidur (insomnia)
  • jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • Tremor
  • Gugup dan gelisah
  • Sering buang air kecil
  • Mudah marah

Jadi, tetap minum kopi dalam batas wajar ya? Jangan sampai karena mengejar efek tidak ngantuk, Anda justru mengalami efek samping atau bahkan sulit tidur yang pada akhirnya malah membuat Anda semakin mengantuk.

Jika kebiasaan minum kopi justru membuat Anda ketagihan atau menimbulkan efek samping, periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *