Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dipastikan dalam kondisi surplus.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menyebut stok sapi, kambing, maupun domba mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum Iduladha.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan berdasarkan data terbaru, ketersediaan sapi di Kabupaten Kediri mencapai 12.783 ekor.
Sementara kambing tercatat sebanyak 46.742 ekor, dan domba sekitar 680 ekor.
Jumlah tersebut dinilai jauh di atas kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Kediri tahun sebelumnya, yang tercatat sekitar 1.420 ekor sapi.
Bahkan, sebagian hewan ternak dari Kabupaten Kediri juga dikirim ke sejumlah daerah lain.
“Alhamdulillah untuk ketersediaan kita surplus, baik sapi maupun kambing jantan untuk persiapan kurban insyaallah aman,” kata Tutik, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, populasi ternak tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Hal itu dipengaruhi pertumbuhan pedet atau anakan sapi yang kini sudah memasuki usia layak untuk dijadikan hewan kurban.
“Kalau dari data kami meningkat. Tahun lalu mungkin masih pedet, sekarang sudah bertambah usia dan berat badannya naik sehingga sudah layak jadi hewan kurban,” ujarnya.
Populasi ternak terbesar tersebar di sejumlah kecamatan seperti Ngancar, Plosoklaten, Wates, Ringinrejo, dan Mojo. Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi pertanian yang baik sehingga mendukung ketersediaan pakan ternak dari limbah pertanian.
Selain memastikan stok aman, DKPP Kabupaten Kediri juga terus melakukan pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha.
Pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) diwajibkan untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat.
Di sisi lain, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Kediri dilaporkan terus melandai. Bahkan dalam beberapa pekan terakhir sempat tidak ditemukan laporan kasus baru.
“Pemeriksaan kesehatan tetap wajib untuk memastikan hewan kurban benar-benar sehat dan sudah divaksin,” pungkas Tutik.






