Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Suyanto (55), sosok kepala keluarga yang harus merelakan menjual rumah untuk pengobatan istri yang sakit stroke, kini bersemangat untuk bangkit setelah menerima bantuan dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.
Senyum Suyanto dan istri Zainul Sarpianik (58) pun membuncah ketika tim dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri, Senin (25/5/2026) pagi datang ke rumahnya di Dusun Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu.
Kedatangan mereka pagi itu untuk mengantarkan perlengkapan usaha membuka warung. Bantuan ini menjadi jalan dan pengharapan bagi keluarga Suyanto bangkit dari keterpurukan setelan harta yang dimiliki terkuras habis.
Bahkan, anak perempuan mereka, Bunga Febriana (16), yang sebelumnya sampai harus putus sekolah karena tak ada biaya kini bisa kembali melanjutkan pendidikan dengan program bantuan beasiswa.
Suyanto bersama keluarganya pun tak henti bersyukur atas bantuan yang diberikan Mas Dhito, sapaan karib Hanindhito Himawan Pramana. Mereka pun terlihat semangat untuk memulai kembali merintis usaha.
“Sebenarnya kalau anak sampai tidak bisa melanjutkan sekolah itu pedih, tapi keadaan memang memaksa harus seperti ini. Alhamdulilah dibantu pak bupati, sekarang rasanya sudah ayem,” kata Suyanto, Senin (25/5/2026).
Suyanto menceritakan, sebelumnya dia bersama istri juga sempat membuka warung dan memiliki banyak pelanggan. Namun, karena karena kondisi istrinya, usaha warung yang dijalankan pun terpaksa berhenti.
Dalam waktu dekat, Suyanto mengaku akan segera membuka kembali warungnya. Dengan pengalaman yang pernah dimiliki, Suyanto meyakini bisa menjalankan usahanya sembari merawat sang istri.
“Pengennya usaha warung nanti bisa berjalan, dan semoga saja bisa kembali punya rumah lagi” harapnya.
Di sisi lain, setelah tempat tinggalnya didatangi bupati, Bunga juga telah menjalin komunikasi dengan pihak sekolahnya dulu. Sembari menunggu tahun ajaran baru, dia kini mulai belajar lagi dari rumah.
Gadis ini pun tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya karena akhirnya bisa kembali sekolah. Dukungan untuk melanjutkan pendidikan tak hanya datang dari Mas Dhito, namun juga dari para guru.
Bunga berterima kasih kepada Mas Dhito yang telah memberinya kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikannya. Ia berharap dengan sekolah yang tinggi kelak bisa mengangkat derajat sekaligus ekonomi kedua orang tuanya.
“Terimakasih banyak buat pak bupati, sudah memberi beasiswa untuk sekolah lagi dan usaha buat ayah” ucap Bunga.
Sebelumnya, pada 5 Mei 2026 lalu, Mas Dhito mengunjungi Bunga dan orang tuanya.
Suami Eriani Annisa tersebut berjanji memberikan modal berupa perlengkapan usaha kepada Suyanto, sekaligus memberikan beasiswa kepada Bunga yang putus sekolah sejak November 2025. (ADV)






