PBNU Sebut Sarana di Lirboyo Memenuhi Syarat Penyelenggaraan Mukmatamar

Empat orang pengurus PBNU bersama dengan sejumlah pengasuh Ponpes Lirboyo (Dok. Ponpes Lirboyo)
Empat orang pengurus PBNU bersama dengan sejumlah pengasuh Ponpes Lirboyo (Dok. Ponpes Lirboyo)

Metaranews.co, Kediri – Tim survei lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan kunjungan resmi ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Jumat (5/7/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan Lirboyo sebagai salah satu calon tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.

Bacaan Lainnya

​Rombongan tim survei PBNU terdiri atas KH. Abdul Ghafur Maimoen, KH. Muhibul Aman Aly, Imron Rosyadi Hamid, Nasrullah (Staf PBNU), dan Taufiq (PWNU).

Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, yakni KH. Adibusholeh Anwar, KH. Aminulloh Mahin, KH. Athoillah Anwar, beserta jajaran pengurus pondok.

​Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, HM. Abdul Mu’id Shohib, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut pihak Lirboyo memaparkan secara komprehensif mengenai kesiapan matang pondok untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU.

​”Kesiapan tersebut didukung oleh akses transportasi yang mudah melalui Bandara Dhoho Kediri, Bandara Juanda Surabaya, stasiun, dan terminal. Selain itu tersedia area parkir yang luas, ruang sidang yang representatif, akomodasi yang memadai di lingkungan pondok maupun hotel sekitar, sistem keamanan berbasis CCTV, serta layanan kesehatan yang didukung Rumah Sakit Umum Lirboyo dan rumah sakit rujukan di sekitarnya,” ujar HM. Abdul Mu’id Shohib.

​Menurutnya, hasil peninjauan langsung oleh tim PBNU menunjukkan bahwa berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan Muktamar telah dapat dipenuhi dengan sangat baik oleh pihak Pondok Pesantren Lirboyo.

​Dalam kesempatan tersebut, KH. Muhibul Aman Aly selaku perwakilan dari tim survei PBNU menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kesiapan Lirboyo.

​”Pada intinya, secara umum Lirboyo sangat siap. Semua sarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Muktamar sudah terpenuhi dengan sempurna,” ungkap KH. Muhibul Aman Aly.

​HM. Abdul Mu’id Shohib menambahkan bahwa Pondok Pesantren Lirboyo, yang pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1999, berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan terbaik apabila nantinya dipercaya secara resmi menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

“Komitmen ini ditujukan agar pelaksanaan forum permusyawaratan tertinggi di tubuh NU tersebut dapat berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan khidmat,” pungkasnya.

Pos terkait