Metaranews.co, Kabupaten Jombang – Sebanyak 1.260 jemaah haji asal Kabupaten Jombang dijadwalkan mulai kembali ke Tanah Air secara bertahap mulai 13 Juni 2026.
Kepastian jadwal tersebut telah diterima Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang, dari Kanwil Kemenhaj Provinsi Jawa Timur.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan jemaah asal Jombang tergabung dalam sejumlah Kelompok Terbang (Kloter) dengan jadwal kepulangan yang berbeda-beda.
“Untuk kloter 49 pada 13 Juni 2026 ada dua orang jemaah. Kemudian kloter 60 dan 61 dijadwalkan pulang pada 17 Juni, dilanjutkan kloter 62 dan 63 pada 18 Juni,” terang Ilham, Sabtu (6/6/2026).
“Sedangkan satu orang jemaah yang tergabung dalam kloter 88 akan kembali pada 24 Juni 2026. Total keseluruhan sebanyak 1.260 jemaah,” lanjutnya.
Meski jadwal kepulangan telah diterima, pihaknya masih menunggu konfirmasi resmi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi, terkait detail teknis pemulangan.
Seiring semakin dekatnya jadwal kepulangan, Kemenhaj Jombang juga mulai mempersiapkan penyambutan jemaah dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang dan sejumlah instansi terkait.
“Persiapan kepulangan jemaah haji di Jombang akan kami koordinasikan dengan pemerintah daerah. Akan dilaksanakan koordinasi lintas sektoral dan instansi terkait untuk memastikan seluruh proses pemulangan berjalan lancar,” ujarnya.
Ilham juga mengimbau seluruh jemaah yang masih berada di Tanah Suci untuk menjaga kesehatan selama menunggu jadwal kepulangan ke Indonesia.
“Proses haji sudah selesai, artinya seluruh jemaah telah melaksanakan ibadah haji. Namun karena masih berada di Tanah Suci, tetap jaga kesehatan, perbanyak ibadah, dan perbanyak doa,” pesan Ilham.
Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Makkah, para jemaah akan melanjutkan perjalanan ke Madinah selama sekitar delapan hari sebelum diterbangkan kembali ke Indonesia.
“Jaga pola makan dan istirahat yang cukup. Kondisi fisik harus tetap prima sampai benar-benar tiba di kampung halaman,” tandasnya.






