Metaranews.co, Kediri — Program pelatihan bahasa Inggris untuk pemuda Banjarmasin memasuki babak baru.
Pekan ini, peserta program “Dari Banua untuk Dunia, Belajar Inggris Barataan” mulai belajar langsung bersama tutor asal Kampung Inggris Pare, Kediri.
Program ini digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin lewat Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), menggandeng Global English, lembaga pendidikan bahasa Inggris asal Kampung Inggris Pare.
Sesi belajar ini berjalan rutin sampai awal September 2026. Peserta dengan performa terbaik nanti diberangkatkan ke Kampung Inggris Pare. Di sana, mereka bisa merasakan langsung suasana belajar di salah satu kiblat kursus bahasa Inggris di Indonesia.
Program ini merupakan kelanjutan dari peluncuran “Pemuda Banua Kawa Mendunia” pada 16 Juli 2025. Sebelumnya, program ini diawali tahap Pre-Course secara daring dan luring sejak 1 Juni 2026. Seluruh rangkaian ini masuk agenda panjang peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin (1526–2026), yang mengusung tema “Lima Abad Kami Kawa Gawi Sabumi, Banjarmasin Maju Sejahtera”.
Global English bukan pemain baru di dunia pendidikan bahasa Inggris. Lembaga asal Kampung Inggris Pare ini sudah hampir dua dekade mengembangkan metode belajar komunikatif. Kini, Global English membawa pengalamannya keluar dari Kediri, mendampingi langsung generasi muda di berbagai kota, termasuk Banjarmasin.
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, membuka langsung program ini pada 16 Juli 2026. Dalam sambutannya, ia mengingatkan peserta bahwa Banjarmasin tidak memiliki sumber daya alam.
“Banjarmasin ini tidak punya sumber daya alam, tapi kita punya sumber daya manusia yang bisa diandalkan,” kata Ananda.
Menurutnya, salah satu cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah membekali generasi muda dengan keterampilan atau skill.
“Kalau generasi muda kita sudah punya skill, nanti bukan mereka yang mencari pekerjaan, tapi pekerjaan yang akan mencari mereka,” ujarnya.
Co-founder Global English Agus Tri Winarso turut memberi sambutan pada kesempatan yang sama. Ia menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris.
“Bahasa Inggris itu jendela ilmu pengetahuan. Modal ini yang bisa membuka jalan ke pekerjaan yang layak dan pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.
Ia juga menaruh harapan besar pada program ini ke depan.
“Nantinya akan tumbuh komunitas-komunitas bahasa Inggris. Taman-taman kota di Banjarmasin bisa lebih hidup karena itu,” tambahnya.
Untuk diketahui, Global English adalah lembaga pendidikan bahasa Inggris berbasis di Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur, dengan pengalaman hampir dua dekade mengembangkan metode pembelajaran bahasa Inggris komunikatif.
Lewat kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah, Global English membawa metode dan pengalaman belajar khas Kampung Inggris Pare ke berbagai kota di Indonesia, termasuk Banjarmasin.






