Mulai Malam Ini! Perlintasan Sebidang Rejotangan Tulungagung Dibongkar, Pengendara Diminta Putar Arah

Tulungagung
Caption: PT KAI Daop 7 Madiun mulai melakukan perbaikan geometri jalur kereta api di perlintasan sebidang JPL No. 214, Kelurahan Rejotangan, Tulungagung, Senin (25/5/2026) malam. Doc: KAI Daop 7 Madiun

Metaranews.co, Kabupaten Tulungagung – PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun mulai melakukan perbaikan geometri jalur kereta api di perlintasan sebidang JPL No. 214, Kelurahan Rejotangan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Senin (25/5/2026) malam.

Pengerjaan dilakukan di kawasan Jalan Nasional III dan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga Selasa (26/5/2026) pukul 05.00 WIB.

Bacaan Lainnya

KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan perbaikan di titik tersebut sangat penting mengingat tingginya arus kendaraan setiap hari.

“Perlintasan sebidang adalah titik pertemuan krusial. Perawatan geometri rutin oleh tim Jalan Rel dan Jembatan malam ini sangat penting untuk menjaga keamanan lintasan serta meminimalkan risiko gangguan perjalanan,” ujar Tohari, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, proses teknis pengerjaan melibatkan pembongkaran aspal dan penempatan material perbaikan di sekitar lokasi perlintasan.

Karena itu, pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di area pengerjaan.

KAI juga mengimbau kendaraan besar maupun pengguna jalan yang mengejar waktu perjalanan agar memanfaatkan rute alternatif guna menghindari antrean panjang di sekitar lokasi.

Selain itu, pengendara diminta mengurangi kecepatan karena kondisi permukaan jalan berubah selama proses perbaikan berlangsung.

Petugas lapangan dan rambu pengalihan arus lalu lintas juga akan disiagakan untuk mengatur kelancaran kendaraan.

Perbaikan di Rejotangan merupakan bagian dari program perawatan prasarana KAI Daop 7 Madiun sepanjang 2026. Tahun ini, sebanyak 92 titik perlintasan sebidang ditargetkan mendapatkan perbaikan serupa.

Untuk wilayah Rejotangan, pengerjaan tahap berikutnya dijadwalkan kembali berlangsung pada Selasa (26/5/2026) malam hingga Rabu (27/5/2026) dini hari.

“Keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan adalah prioritas utama kami,” tuturnya.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari adanya material dan aktivitas pengerjaan ini. Kami sangat berterima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh masyarakat,” imbuh Tohari.

Pos terkait